Berita Sulutenggo
Tempat Hiburan Malam di Kota Luwuk Sulteng Dirazia Polisi saat Libur Isra Mikraj dan Imlek
Polres Banggai menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sejumlah-tempat-hiburan-malam-di-Kota-Luwuk-dirazia-polisi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Polres Banggai menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Melansir TribunPalu.com, puluhan aparat memeriksa perizinan tempat hiburan selama libur Isra Mikraj dan Imlek.
Polisi juga menggeledah barang bawaan pengunjung hingga memeriksa identitas mereka.
“Sasaran dari razia ini adalah barang terlarang seperti narkoba, sajam serta perizinan tempat hiburan," kata Kanit Tipiter Satreskrim, Iptu Bagas Trianto Sanjaya, Senin (27/1/2025).
Sementara itu, Kapolres Banggai AKBP Putu Hendra Binangkari, mengungkapkan, razia ini merupakan upaya Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif terutama di libur Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek tahun 2025.
“Sasaran dari razia ini adalah barang terlarang seperti narkoba, sajam serta perizinan tempat hiburan," kata Iptu Bagas Trianto Sanjaya, Senin (27/1/2025).
Sementara itu, Kapolres Banggai AKBP Putu Hendra Binangkari, mengungkapkan, razia ini merupakan upaya Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif terutama di libur Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek tahun 2025.
“Ini salah satu langkah kami untuk menjaga kondusifitas kamtibmas,” ungkap AKBP Putu Hendra Binangkari.
AKBP Putu Hendra Binangkari menegaskan, bahwa pihaknya akan rutin melakukan razia cipta kondisi demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Jadi razia bukan hanya menyasar tempat hiburan malam saja, tapi juga lokasi rawan kamtibmas,” tegas AKBP Putu Hendra Binangkari.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata perwira pangkat dua melati ini, pihaknya tidak menemukan adanya barang-barang terlarang, maupun pengunjung atau karyawan dibawah umur serta perizinan masih berlaku.
“Kepada pihak pengelola juga diminta untuk mematuhi peraturan terkait batas jam operasional,” pungkas AKBP Putu Hendra Binangkari.
Baca juga: Kronologi 20 Pemuda Gorontalo Rudapaksa Gadis di Bawah Umur, Korban Digilir hingga Alami Trauma
Malam Imlek di Gorontalo
Malam perayaan Tahun Baru Imlek 2025 di Klenteng Tulus Harapan Kita, Selasa (28/1/2025), dipastikan akan meriah dengan berbagai kegiatan budaya, termasuk Tarian Givenia Barongsai.
Ketua Panitia, Fenny Liandouw, mengungkapkan bahwa pertunjukan Barongsai akan menjadi salah satu sorotan utama dalam menyambut pergantian tahun.
"Besok malam akan ada Barongsai untuk menyambut detik-detik perpindahan tahun di dalam klenteng," ujar Fenny, Senin (27/1/2025).
Kegiatan malam Imlek akan diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pidato dari Ketua Klenteng Tulus Harapan Kita.
Setelah itu, akan ada persembahan Tarian Xie Xie Ni, yang menyampaikan pesan ucapan terima kasih kepada orang tua dan dunia.
Selain itu, malam perayaan juga akan diramaikan dengan nyanyian dari ibu-ibu, pembagian door prize, dan pemberian hadiah bagi keluarga yang mengenakan pakaian paling kompak.
Acara puncak berupa Tarian Givenia Barongsai akan diadakan sebelum doa bersama pergantian tahun dan pembagian door prize pohon uang.
Tak hanya itu, tradisi Cap Go Meh juga akan digelar dua minggu setelah malam Tahun Baru Imlek.
Fenny menjelaskan bahwa Cap Go Meh akan ditandai dengan pertunjukan Barongsai yang berkeliling di luar klenteng.
Namun, kegiatan tersebut masih menunggu hasil komunikasi dengan para dewa melalui tradisi Poapoe.
"Perwakilan umat akan berdoa di tempat sembahyang untuk bertanya apakah dewa-dewa bersedia keluar pada Cap Go Meh nanti," jelasnya.
Tradisi Poapoe menggunakan dua benda berbentuk seperti kacang merah untuk berkomunikasi dengan para dewa.
Jika kedua Poapoe tertutup, artinya permintaan ditolak. Jika terbuka keduanya, umat diminta mencoba lagi.
Namun, jika satu tertutup dan satu terbuka, itu berarti dewa-dewa menyetujui permintaan.
Persiapan Panitia
Persiapan perayaan tahun baru Imlek 2025 mulai dilakukan masyarakat Tionghoa di Kelenteng Tridharma Tulus Harapan Kita, Kelurahan Biawao, Kota Tengah Gorontalo.
Beberapa persiapan mulai dilakukan, dari pembangunan tenda, menambah hiasan ornamen khas seperti lampion merah, dan penataan tempat ibadah.
Beberapa ucapan karangan bunga pun mulai disusun rapi di dalam halaman Kelenteng tersebut.
Terlihat juga ada anak-anak sedang melakukan latihan tarian, untuk ditampilkan pada perayaan yang akan dilaksanakan besok malam, Selasa (28/1/2025).
Ketua Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek 2025, Fenny Liandouw mengungkapkan bahwa, persiapan sudah 80 persen.
"Persiapan saat saat ini sudah sekitar 80 persen ya, tinggal dimantapkan besok," ucapnya
Fenny tidak sendiri, ia dibantu oleh dua orang rekannya untuk mempersiapkan acara Perayaan Tahun Baru Imlek 2025 ini.
"Kami panitia hanya bertiga, dari anak muda semua, saya dan Therecya Oen, di bidang konsumsi, dan Christin Angelina di bidang acara," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa, acara besok malam akan dibuka dengan doa, dan dilanjutkan oleh pembacaan sedikit pidato oleh ketua Kelenteng Tulus Harapan Kita.
Setelah itu, ada persembahan tarian Xie Xie ni. Kata ia, lagu tersebut menyimpan makna yang dalam sebagai ucapan terima kepada orang tua dan untuk dunia ini.
"Lagu Xie Xie ni itu adalah lagu ucapnya terima kasih, makna lagu itu sangat dalam, ucapan terima kasih kepada orang tua, dan ucapan terima kasih kepada dunia ini," ucapnya
Kemudian ada juga persembahan nyanyian dari ibu-ibu, dilanjutkan dengan door price.
Lalu ada pemberian hadiah kepada keluarga yang menggunakan baju yang kompak.
Lalu setelah itu dilanjutkan dengan Tarian Givenia Barongsai.
"Lalu setelah itu doa bersama pergantian Imlek, lalu dilanjutkan dengan door price pohon uang," ucapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Libur Isra Mikraj dan Imlek, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Luwuk Banggai
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.