Berita Viral
Gara-gara Ingin Kuasai HP dan Motor, Pria Desa Sayati Jabar Bacok Saudara hingga Tewas
Seorang pria berinisial MDP (23) membacok suadaranya, AA, hingga tewas.
TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang pria berinisial MDP (23) membacok saudaranya, AA, hingga tewas.
Melansir Kompas.com, insiden ini terjadi di Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Jasad AA ditemukan oleh Ivan, paman korban.
Ivan mencari keberadaan AA yang tidak pulang selama beberapa hari.
Ivan melaporkan bahwa korban sedang sendirian di rumah karena keluarganya pergi ke luar kota.
"Saksi mendobrak rumah korban, kemudian menemukan korban sudah meninggal," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono dikutip TribunGorontalo.com dari Kompas.com, Selasa (28/1/2025).
Baca juga: Identitas Pelaku Utama Rudapaksa Gadis di Kabupaten Gorontalo, Diduga Pacar Korban
Pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana
Kombes Pol Aldi Subartono menyebut hasil pemeriksaan terhadap saksi, pelaku, serta barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian sudah cukup untuk menjerat pelaku dengan pasal 340 KUHP.
"Kita terapkan pasal 340, perencanaan," ujar Aldi saat gelar perkara yang berlangsung pada Senin (27/1/2025).
Aldi menjelaskan, motif di balik tindakan keji tersebut adalah keinginan pelaku menguasai ponsel dan motor korban.
Dikatakan bahwa pelaku mengetahui korban baru saja menerima motor baru dari kakeknya.
"Hasil rekonstruksi pemeriksaan yang kita lakukan menunjukkan bahwa setelah melakukan penganiayaan atau pembunuhan, pelaku membawa motor korban dan handphone," lanjutnya.
Korban tewas akibat luka bacok yang dideritanya di sekujur tubuh, mulai dari rahang, dahi, hingga tangan.
Pelaku dilaporkan mengayunkan pisau daging sebanyak 51 kali ke tubuh korban hingga menyebabkan kematian.
Aldi menambahkan, hasil otopsi menunjukkan penyebab kematian korban adalah rusaknya tulang pada rahang, dahi, wajah, dan hidung akibat pendarahan.
"Senjata itu didapatkan korban dari rumahnya sendiri," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-pembacokan334.jpg)