Mayat dalam Koper di Ngawi
Fakta-fakta Kasus Mutilasi Uswatun Khasanah Wanita Dalam Koper Merah di Ngawi Jatim
Kasus mutilasi Uswatun Khasanah ramai jadi perhatian publik. Pelaku mutilasi Rohmad Tri Hartanto (RTH) alias Rachmad Hartanto atau Antok dinilai keji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfgdgfydshfghdgvyghdsaf.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Kasus mutilasi Uswatun Khasanah ramai jadi perhatian publik.
Pelaku mutilasi Rohmad Tri Hartanto (RTH) alias Rachmad Hartanto atau Antok dinilai keji.
Belakangan ini publik mulai mengorek masa lalu Antok lewat akun media sosialnya.
Tak ayal kini, akun media sosial pelaku mutilasi itu juga diserbu warganet.
Sebab citra yang ditampilkan Antok berbeda jauh dengan perangai kejinya yakni membunuh seorang wanita.
Polda Jatim membeberkan fakta baru dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Uswatun Khasanah (29) yang dilakukan Rochmat Tri Hartanto (RTH) alias A (33).
Kasus ini berawal dari adanya temuan koper berwarna merah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Kamis (23/1/2025) lalu yang berisi jasad Uswatun Khasanah dalam kondisi telah dimutilasi.
Setelah penyelidikan dan penyidikan, polisi pun berhasil meringkus Rochmat di jalan di Kota Madiun, Jawa Timur pada Minggu (26/1/2025) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.
Selain itu, potongan tubuh Uswatun Khasanah atau Ana berhasil ditemukan di dua lokasi berbeda yaitu di Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Trenggalek.
Adapun di Kabupaten Ponorogo, polisi berhasil menemukan potongan kaki Ana. Sementara di Kabupaten Trenggalek, ditemukan kepala korban.
Baca juga: 20 Pria Pelaku Rudapaksa Gadis di Kabupaten Gorontalo Terancam 15 Tahun Penjara
Lalu, fakta baru apa yang dibeberkan oleh Polda Jatim terkait kasus ini? Berikut penjelasannya.
Uswatun Dicekik Baru Dimutilasi di Hotel Kediri, Sempat Cekcok
Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Farman menuturkan Rochmat terlebih dahulu mencekik Ana sebelum memutilasinya di salah satu hotel di Kabupaten kediri, Jawa Timur.
Di sisi lain, Rochmat memang sudah berencana untuk membunuh Ana jauh hari.
"Perlu kami sampaikan kejadian sebenarnya sudah direncanakan pelaku jauh hari. Itu mengapa pelaku mengajak bertemu korban di hotel di wilayah Kediri," kata Farman dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, dikutip dari Instagram @humaspoldajatim, Senin (27/1/2025).