Gadis Gorontalo Dicabuli
20 Pria Pelaku Rudapaksa Gadis di Kabupaten Gorontalo Terancam 15 Tahun Penjara
Para pelaku rudapaksa gadis di bawah umur di Kabupaten Gorontalo kini terancam hukuman 15 tahun penjara.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kombes-Pol-Yos-Guntur-Yudi-Fauris-Susanto.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Para pelaku rudapaksa gadis di bawah umur di Kabupaten Gorontalo kini terancam hukuman 15 tahun penjara.
Menurut Dir Reskrimmum Polda Gorontalo Kombes Pol Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 tentang Tindak Pidana Pencabulan.
Kasus yang terjadi Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
“Kasus pencabulan ini menjadi perhatian serius kami, terutama karena melibatkan anak di bawah umur," ucap Kombes Pol Yos Guntur.
Pasalnya, pelaku berjumlah 20 pria itu menggilir seorang gadis berusia di bawah umur.
Insiden seperti ini terbilang jarang terungkap terutama di wilayah Kabupaten Gorontalo.
Oleh karenanya, masyarakat diimbau waspada dan menjaga anak-anak dari potensi kejahatan seksual.
Polda Gorontalo mengungkap kronologi pencabulan anak di bawah umur.
Diketahui insiden ini terjadi di Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.
Baca juga: Kronologi 20 Pemuda Gorontalo Rudapaksa Gadis di Bawah Umur, Korban Digilir hingga Alami Trauma
Dir Reskrimmum Polda Gorontalo Kombes Pol Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, mengatakan awalnya korban pamit kepada orang tuanya, pada Jumat (24/1/2025).
Ia mengaku ingin menemui teman laki-lakinya.
Ibu korban sempat tidak mengizinkan, namun ayah korban menyetujuinya dengan syarat harus pulang tepat waktu.
Namun sekira pukul 00.00 WITA, korban tak kunjung pulang ke rumah.
Karena khawatir, ayah korban lantas mencari keberadaan anaknya.
Ia berkeliling di seputaran Taman Telaga tapi anaknya tak ada di sana.
Ayah korban memutuskan untuk kembali ke rumah.