Banjir di Kabupaten Gorontalo
Baru Sambangi Rumah Korban Banjir di Kabupaten Gorontalo, Bupati Nelson Pomalingo Minta Maaf
Lima hari pasca bencana banjir di Kabupaten Gorontalo, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo turun langsung memberikan bantuan di tiga kecamatan.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Gorontalo-Nelson-Pomalingo-memberikan-bantuan-kepada-masyarakat.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Lima hari pasca bencana banjir di Kabupaten Gorontalo, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo turun langsung memberikan bantuan di tiga kecamatan.
Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo membangun tenda pengungsian hingga bantuan untuk ibu hamil dan balita.
Namun korban banjir mengeluhkan kekurangan makanan, obat-obatan, dan selimut.
Pantauan TribunGorontalo.com, Selasa (28/1/2025), sejumlah OPD terkait yang dipimpin Bupati Nelson Pomalingo memberikan bantuan di Kecamatan Telaga Jaya.
"Saya minta maaf sudah lima hari baru datang. Tapi staf saya sudah datang dan puskes, itu yang utama," ungkap Nelson Pomalingo di hadapan warga korban banjir.
Bupati Nelson mengaku akan menyelesaikan kanal untuk mengurangi debit air dan meminimalisir banjir di pesisir Danau Limboto.
Ia juga mendorong pemerintah desa dan kecamatan agar memperhatikan kesehatan warga terdampak banjir.
"Penyelesaian kanal itu yang paling utama," ujarnya.
Selain itu, katanya pemerintah telah melakukan sejumlah penanganan. Pertama evakuasi warga, lalu memberikan bantuan dalam hal kesehatan terakhir memberikan bantuan selimut dan makanan.
"Kami juga memberikan bantuan makanan, selimut dan bagi anak-anak kami memberikan popok dan sebagainya," jelasnya.
Bantuan yang diberikan saat ini, seperti minyak kelapa, mie instan, selimut, alas tidur, obat-obatan serta makan siap saji di Kecamatan Tilango, Telaga Jaya, dan Limboto.
Diberitakan sebelumnya, Hariati Alli, warga Desa Buhu membutuhkan bantuan selimut dan obat-obatan.
"Kami butuh selimut, makanan dengan obat-obat pak," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (27/1)2025).
Baca juga: BREAKING NEWS: Akhir Pelarian Rizal Riadi, Pelaku Pembobolan Toko di Kota Gorontalo Ditangkap Polisi
Ia mengatakan bahwa dirinya tinggal di perumahan yang saat ini masih terendam banjir.
"Sekarang masih terendam Pak tapi sudah mulai surut," ujarnya.
Selain itu, Manti warga Desa Buhu mengeluhkan hal yang sama. Terutama obat-obatan sebab mereka saat ini banyak yang terjangkit penyakit kutu air.
Sementara itu, Kartin Sura warga Desa Buhu, menyebut warga yang mengungsi tidur dan memasak di posko pengungsian.
Ada sejumlah 26 kepala keluarga yang berada di posko pengungsian yang ditempatinya, termasuk anak balita serta ibu hamil.
Namun kini semua keluhan warga akhirnya terjawab oleh pemerintah setempat. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.