Jumat, 6 Maret 2026

Isra Miraj 2025

Menteri Agama RI Ingatkan Salat Bagi Umat Muslim Indonesia di Momentum Isra Miraj

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan kepada umat muslim di Indonesia salah satu pesan terpenting dari peristiwa Isra Miraj adalah salat.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Menteri Agama RI Ingatkan Salat Bagi Umat Muslim Indonesia di Momentum Isra Miraj
TRIBUNNEWS
Ilustrasi Shalat Berjamaah. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Isra Miraj merupakan perjalanan Rasulullah SAW bertemu sang pencipta.

Dalam perjalanan Isra Miraj ini ada tiga hal penting yang dibawa rasulullah usai bertemu dengan Sang Khalik.

Yakni Isra Miraj, Haji Wada dan Salat.

Salat merupakan tiang agama.

Baca juga: Karena Sakit Hati, Keponakan Tega Bakar Pamanya yang lagi Salat di kamar di Boyolali

Oleh sebab itu, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengingatkan kepada umat muslim di Indonesia salah satu pesan terpenting dari peristiwa Isra Miraj adalah salat.

Dilansir dari Tribunnews.com, Nasaruddin juga mengajak umat Islam untuk selalu menegakkan Salat

"Oleh-oleh Isra Miraj adalah salat. Karenanya, pesan terpenting dari peringatan Isra Miraj adalah menegakkan salat. Mari menegakkan salat," ujar Nasaruddin melalui keterangan tertulis, Senin (27/1/2025).

Menurut Menag, Isra Miraj adalah peristiwa monumental yang membawa pesan mendalam bagi umat manusia. 

Isra Miraj menjadi perjalanan suci dan bersejarah sekaligus titik balik kebangkitan dakwah Rasulullah Saw.

Baca juga: Diperingati Hari Ini, Apa Itu Isra Miraj? Satu Peristiwa Nabi Muhammad Dalam Menerima Perintah Allah

Ada tiga perjalanan penting Rasulullah Saw.

Perjalanan penting ini ialah Isra Miraj, Hijrah, dan Haji Wada. 

Hijrah dari Makkah ke Madinah menjadi momentum perubahan, Haji Wada menandai kemenangan. 

Isra Miraj adalah puncak perjalanan seorang hamba (al-abd) menuju sang pencipta (al-Khalik) menuju kesempurnaan ruhani (insan kamil). 

"Oleh-oleh Isra Miraj adalah salat. Karenanya, pesan terpenting dari peringatan Isra Miraj adalah menegakkan salat. Mati meneggakkan salat," pesan Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Minggu (26/1/2025).

Baca juga: Tgk Hasbi Ahmad Qari Aceh Meninggal Dunia Usai Baca Alquran saat Isra Miraj

"Rasulullah dalam sebuah hadis menyebut salat sebagai Mirajnya orang mukmin. Salat juga tiang agama," sambungnya.

Salat, kata Menag, adalah fondasi spiritualitas dan pilar agama. 

Salat mengajarkan kedisiplinan, ketundukan, dan hubungan yang erat dengan Sang Pencipta.

Dan, salat ditutup dengan salam, memberi pesan tentang pentingnya menebar kedamaian dan keselamatan. 

Salat mengajarkan tentang pentingnya keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT dan hubungan dengan sesama manusia.

Baca juga: BREAKING NEWS: Semua Siswa Muslim SMA Sederajat di Gorontalo Diwajibkan Salat Subuh

"Salat menguatkan fondasi spiritual dalam membangunan umat dan bangsa. Ketika fondasi ini kuat, nilai-nilai keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan akan tumbuh dan membawa manfaat bagi semua. Spiritualitas yang terinternalisasi dengan baik akan menjadi landasan untuk membangun persatuan, toleransi, dan harmoni sosial," papar Menag. 

"Salat mengajarkan kita bahwa kesalehan individual harus berdampak pada kesalehan sosial, yang menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang adil dan bermartabat," sambungnya.

Menag berharap, peringatan Isra Miraj tahun ini menjadi inspirasi bagi umat untuk terus memperkuat iman, memperbaiki amal, dan membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

"Dengan menjadikan spiritualitas sebagai landasan, salat sebagai pilar, mari hadirkan peradaban yang penuh rahmat dan keberkahan," tandasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved