Banjir Gorontalo
Jeritan Pengungsi Banjir di Telaga Jaya Gorontalo, Ada Anak Menangis Minta Susu
Pantauan TribunGorontalo.com hingga kini, para pengungsi masih berharap bantuan dari pemerintah. Mereka menjerit bantuan makanan siap saji hingga obat
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pengungsi-banjir-di-Telaga-Gorontalo-Senin-2712025-FOTOArianto-Panambang.jpg)
Mereka meminta kebutuhan pokok seperti makanan, perlengkapan bayi, dan obat-obatan mendesak untuk segera dipenuhi.
Banjir yang melanda wilayah Telaga Jaya ini merendam seluruh rumah warga, memaksa mereka meninggalkan tempat tinggalnya.
Titin mengaku bersyukur masih dapat menyelamatkan beberapa barang berharga, namun kondisi pengungsian yang minim fasilitas membuat situasi semakin sulit bagi para korban bencana.
Sementara itu dari Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo dan Puskesmas Telaga Jaya telah menyalurkan bantuan susu dan biskuit untuk balita dan ibu hamil. (*)
3 Kecamatan di Kabupaten Gorontalo Diterjang Banjir, Total 3 Ribu Jiwa jadi Korban
Sementara itu, Ribuan warga terdampak banjir besar yang melanda Kabupaten Gorontalo pada Rabu (25/1/2025).
Informasi yang berhasil dihimpun TribunGorontalo.com pada Senin (27/1/2025) mencatat sebanyak 3.978 jiwa terdampak, dengan 1.455 kepala keluarga (KK) dan 915 unit rumah terendam air.
Hal itu seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Marzan Yusuf.
Ia menjelaskan bahwa banjir melanda tiga kecamatan utama, yakni Kecamatan Limboto, Kecamatan Tilango, dan Kecamatan Telaga Jaya.
"Total jumlah yang terdampak banjir di Kecamatan Limboto, Tilango, dan Telaga Jaya berjumlah 1.455 KK, 3.978 jiwa, dan 915 unit rumah terendam," ungkap Marzan saat dihubungi melalui telepon.