Human Interest Story
Cerita Nurlaila Febrianti, Penjual Bunga di Jalan Kota Gorontalo, Makin Laris Setelah Viral
Cerita Nurlaila Febrianti Mohammad (28) penjual bunga di Jalan Panjaitan atau kini disebut Jalan Nani Wartabone Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nurlaila-Febrianti-Mohammad-28-penjual-bunga.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Cerita Nurlaila Febrianti Mohammad (28) penjual bunga di Jalan Panjaitan atau kini disebut Jalan Nani Wartabone Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo
Nurlaila Febrianti mengaku bunga jualannya makin laris setelah viral di medis sosial. Pembeli bunga didominasi anak muda
"Kalau yang beli lebih banyak anak muda, kami posting di sosial media tiktok dan sering viral," ungkapnya saat ditemui TribunGorontalo.com pada Senin malam (27/1/2025)
Febrianti mengatakan awalnya ia memiliki usaha buket pada 2017, namun usaha itu belum ia seriusi sampai 2022 ia kemudian meyakini dirinya untuk serius menggeluti usaha ini.
"Usaha saya ini awalnya buket dari tahun 2017 hanya saja belum diseriusi dan mulai serius tahun 2022," jelasnya.
Kemudian akhir-akhir ini banyak permintaan dari konsumen untuk jualan bunga segar. Maka dengan permintaan tersebut, Febrianti mencoba untuk menjual bunga.
"Jadi kami coba adakan akhir Desember 2023 ini untuk jualan bunga fresh," ujarnya.
Kendati demikian, kata Febrianti rencana untuk berjualan bunga sudah ia rencanakan jauh-jauh hari namun ia masih terkendala dengan sulitnya mendapatkan supplier.
"Memang sudah dari dulu ingin jualan bunga tapi masih cari-cari supplier karena ini ambilnya dari Malang jadi pas dapat kami baru buka di Desember," jelasnya.
Kemudian ia menamakan usahanya Rinflowers. Alasan di balik nama ini ia ambil dari namanya saat masih kecil.
"Rin itu nama saya masih kecil kemudian flower craft itu artinya buat-buat bunga," jelasnya.
Selain jualan di jalan ia juga membuka usaha di rumahnya sendiri. Untuk jam buka di kediamannya Jalan Bali Tiga, Kota Tengah sekiranya pukul 09.00 Wita hingga 21.00 Wita.
Sementara di Jalan Panjaitan biasa mereka buka dari pukul 19.00 Wita hingga 23.00 Wita.
"Kalau di lapak begini biasanya kami buka malam Kamis (Malkam) dan malam Minggu (Malming), tapi juga sesuai kondisi cuaca," bebernya.
Selain hujan, tantangan dihadapi Febrianti ini juga soal ketersedian bunga, sebab bunga masuk ke Gorontalo seminggu hanya dua kali.
| Sosok Cindy Sakila Dauda, Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Gorontalo |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|