Banjir Biawao Gorontalo
Warga Terdampak Banjir di Biawao Kota Gorontalo Kelaparan, Minta Makanan Siap Saji
Warga Biawao berharap adanya bantuan makanan siap saji karena dapur tak dapat mengepul.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/adssgrtheyj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Warga Kelurahan Biawao, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo terdampak banjir.
Banjir ini dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi di area Kota Gorontalo.
Akibat banjir ini pun warga Biawao berharap adanya bantuan dari pemerintah setempat berupa makanan siap saji.
Korban banjir saat ini tengah sibuk mengevakuasi barang-barang berharganya.
Sehingga dapur pun tak mengepul.
Salah satunya Yusni Ismail salah satu korban banjir di Kelurahan Biawao, Kota Selatan, Kota Gorontalo, Gorontalo.
Baca juga: Gara-gara Drainase Kota Gorontalo Meluap, 130 Kepala Keluarga di Biawao Terendam
Rumah milik Yusni dihantam banjir setinggi perut orang dewasa.
Sehingga dirinya tak bisa memasak.
Yusni mengatakan dirinya sangat membutuhkan makanan siap saji dikarenakan sejak banjir mulai menerjang, warga belum dapat makan apa-apa.
"Biar hanya makan saja pak, karena dari pagi kami belum makan, mau masak bagaimana sementara rumah saya terdampak banjir," ungkapnya dengan nada lirih.
Selain itu, Yusni mengakui selama banjir di wilayah tempat tinggalnya, dirinya belum pernah kebagian bantuan dari pemerintah.
Padahal banjir sudah dua kali banjir menerjang rumahnya, setahun yang lalu dengan ketinggian leher orang dewaasa sedangkan saat ini setinggi perut orang dewasa.
Baca juga: Luapan Sungai Bone dan Bolango Gorontalo Ganggu Distribusi Air PDAM, Sejumlah Kelurahan Terdampak
Namun pemerintah tidak pernah melihat ada warga yang lebih membutuhkan bantuannya.
"Sudah dua kali banjir besar, tidak ada yang memberikan bantuan," jelasnya.
Saat ini ia mengungsi di rumah milik warga lain yang ketinggian air hanya sampai di betis.
Sedangkan anaknya tengah membersihkan barang-barang di rumahnya agar tidak basah akibat banjir itu.
"Saya diangkat anak saya ke sini, ia sedang bersih-bersih," tuturnya.
Sementara itu, Yusrin Lamola (58) warga asal Kelurahan Biawao, Kota Gorontalo juga mengatakan di wilayah ini memang langganan banjir.
Hal itu dikarenakan wilayah kelurahan Biawao berdekatan dengan sungai.
Baca juga: BREAKING NEWS: 20 Rumah di Biawao Kota Gorontalo Tergenang Banjir Luapan Drainase
"Sebagian besar di sini terendam, kira-kira ada 50 KK yang terdampak," ujarnya..
Kata Yusrin banjir mulai masuk ke wilayah ini saat selesai Shalat magrib sekitar pukul 18.30 Wita.
Yursin mengeluhkan jika ada hujan susulan lagi, maka air akan semakin naik.
Lanjut kata Yusrin, pemerintah sempat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Biawao ini dengan membagikan makanan siap saji.
Namun saat ini, Yusrin mengaku ia belum melihat adanya pembagian makanan siap saji dari pemerintah.
"Kemarin ada dikasih bantuan kalau banjir yang sekarang saya liat belum ada," imbuhnya.
Baca juga: Banjir Panigoro Gorontalo Bawa Sampah dan Bau Busuk, Warga Keluhkan Dampaknya
Pantauan TribunGorontalo.com, Sabtu (25/1/2025) nampak aktivitas masyarakat ada yang tengah membersihkan pekarangan rumah, menjemur tempat tidur, serta memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.
Mereka pun berharap pemerintah bisa secepatnya turun tangan untuk memberikan bantuan. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.