Selasa, 10 Maret 2026

Berita Viral

Meski Sehari Dapat Rp 50 Ribu, Junaedi Tukang Tambal Ban di Surabaya Bisa kuliahkan Anak

35 tahun jadi tukang tambal ban, Junaedi mengatakan bahwa kunci bahagianya adalah rajin shalat malam dan berpuasa Senin-Kamis.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Meski Sehari Dapat Rp 50 Ribu, Junaedi Tukang Tambal Ban di Surabaya Bisa kuliahkan Anak
KOMPAS.COM/AZWA SAFRINA/Tribun Jatim
Meski Sehari Dapat Rp 50 Ribu, Junaedi Tukang Tambal Ban di Surabaya Bisa kuliahkan Anak 

"Meskipun saya lulusan SD (Sekolah Dasar), tapi saya selalu ingin anak saya bisa kuliah," kata dia.

Putrinya, Rahmawati (21) kini sedang menempuh pendidikan untuk meraih gelar sarjana dari  jurusan Manajemen di Universitas Bhayangkara, Surabaya.

Untuk biaya kuliah, Junaedi mengaku harus mengeluarkan uang sebesar Rp1,35 juta per semester. 

Biaya tersebut dia tanggung sendiri tanpa ada bantuan dari Pemerintah.

"Anak saya sudah pernah coba buat daftar KIP (Kartu Indonesia Pintar), tapi juga enggak pernah lolos, enggak tahu kenapa," kata dia.

Berbagai program beasiswa juga sudah dicoba, tapi selalu gagal.

Baca juga: Kisah Rian Hippy di Gorontalo, Bertahan Jual Es Durian di Tengah Musim Pancaroba Demi Anak-anak

Biar pun begitu, Junaedi selalu tegas melarang anaknya untuk kuliah sambil bekerja.

"Memang tugasnya saya sebagai orangtua untuk mencari nafkah. Sudah, kamu cukup fokus sekolah," ucap dia sambil lagi-lagi tersenyum.

Sebelumnya, kisah inspiratif datang dari seorang pria berusia 50 tahun bernama Eko.

Eko menjadi cosplayer selama 10 tahun.

Dari hasil kerjanya itu, ia kini sukses kuliahkan putrinya.

Tak tanggung-tanggung, putrinya kuliah di jurusan kedokteran.

Setiap hari, Eko menjadi cosplayer di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Putri pertama Eko kini sudah diterima berkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Baca juga: Kisah Kashmir Samsudin, Seorang Pria Asal Buol Datang ke Gorontalo Demi Jadi Guru

"Anak dua, perempuan semua. Yang satu kemarin baru masuk Unnes, kedokteran," kata Eko saat ditemui Warta Kota di kawasan Taman Fatahillah, Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (27/12/2024).

Sumber: TribunJatim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved