Kabar Seleb
TikToker Om Polos jadi Korban Penipuan, Rugi Rp40 Jt, Pelaku: Sanggup Cicil Rp50 Ribu Dalam 66 Tahun
TikToker Dedy Chandra dikenal dengan sebutan Om Polos Banget menjadi korban penipuan pemilik bengkel mobil hingga rugi Rp 40 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dsghsghghtagfgasfd.jpg)
"Jam tangan aku hilang, duit parkir segepok ilang, e toll mandiri aku yang di dalamnya ada uang sekitar Rp 500 ribu, tinggal Rp 10 tadi dicek. Flazz yang biasanya Rp 1 juta, tinggal Rp 50 ribu. Bensin yang selalu aku tinggalin full, sudah hampir kosong," rinci Om Polos.
Kepada Om Polos, Rizal pun mengaku memakai uang yang ada di dalam mobil. Namun ia tidak mengaku soal jam yang hilang di mobil itu.
"Om hanya minta Mas Rizal taubat ya. Tidak lain! Dan cicil utangnya ya Mas Rizal, jangan sia-siakan kebaikan orang lain," kata Om Polos lagi.
Rupanya Om Polos dan Rizal telah menandatangani surat perjanjian bahwa pelaku akan membayar semua utangnya. Namun Rizal akan mencicil utangnya itu Rp 50 ribu per bulan.
"Utangnya Rp 40 juta, di surat perjanjian dia cuma sanggup bayar Rp 50-100 ribu per bulan. Yauda aku bilang iya oke, jadi kalau dipukul rata setiap bulan Rp 50 ribu, itu memakan waktu 66 tahun, doakan cepat kaya dan bisa cepat bayar utang," katanya sambil tertawa.
Sebelumnya, postingan seorang perempuan viral di media sosial karena merasa tertipu membeli mobil bekas taksi di bengkel terkemuka, tapi tidak mendapat unitnya meski menunggu enam bulan.
Dalam unggahan di akun TikTok Fathin Aulia, dia merasa ditipu oleh bengkel yang diduga merupakan Deka Reset, Auto Workshop spesialis bekas taksi di daerah Jati Asih, Bekasi, yang menjual unit eks taksi dengan tampilan sudah dimodifikasi.
Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini Besok 26 Jan : Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
"Berawal dari tanggal 1 Oktober 2023, Alhamdulillah kami dapat bantuan modal untuk beli mobil yang hemat dari salah satu kerabat. Beliau menyarankan ambil mobil bekas taxi, belinya didaerah X, karena tempat ini viral di YT, Tiktok, dan kalau lihat marketing nya si testi sama orang-orang terpecaya," tulis keterangan video dikuti[p Kompas.com, Minggu (24/3/2024).
Dalam unggahannya Fathin bercerita mendatangai lokasi pada 1 Oktober 2023 dan kemudian membeli mobil bekas taksi secara tunai meski tak disebutkan nominalnya.
"Akhirnya kami transaksi lunas diawal, dan karena ini bekas taxi dan diperbaiki dulu. Jadi sistemnya kaya PO gitu dirapihin dulu lah bahasanya," tulisnya.
Namun lama dinanti progres mobil tidak kunjung ada. Sampai tanggal 2 Februari 2024, atau sekitar empat bulan, ketika korban meminta video pengerjaan mobilnya pihak bengkel terus berkilah.
"Videonya aja loh tidak dikasih. Ini sampai semingguan lebih dengan alasan ada saja yang dibuat. Kalau jualannya benar nunjukin video itu bukan perkara susah gak sih," tulisnya.
Karena sudah tidak percaya korban kemudian mendatangi bengkel tersebut tapi tidak ada kejelasan. Korban kemudian minta ganti unit yang siap pakai ketimbang harus menunggu lagi. Sebab disebutkan saat itu korban sudah menunggu waktu lima bulan.
"Setelah drama minta video, dan karena kami butuh cepat dan kejelasan mobilnya. Akhirnya kta kinta ganti unit yang ready saja. Gakpapa nmbah harganya yang penting jelas dan kita bisa liat langsung progresnya," katanya.
Singkat cerita korban kemudian ganti unit. Namun rupanya korban kembali menunggu. Artinya setelah ganti mobil masalah tidak selesai dan korban belum dapat mobilnya.