Minggu, 15 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Sabtu Pagi 25 Januari 2025 Guncang Sulawesi Tenggara, Warga Diimbau Tetap Waspada

Meski berkekuatan kecil, gempa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di daerah yang rawan gempa seperti Sulawesi Tenggara.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Sabtu Pagi 25 Januari 2025 Guncang Sulawesi Tenggara, Warga Diimbau Tetap Waspada
BMKG
GEMPA BUMI 25 Jan 2025, 05:12:27 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah gempa bumi dengan magnitudo 2,9 terjadi pada Sabtu pagi, 25 Januari 2025, pukul 05:12 Wita.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa terletak pada koordinat 4,11° LS dan 121,86° BT.

Kedalaman gempa bumi ini 10 kilometer. Titik koordinat ini berada di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Meski berkekuatan kecil, gempa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di daerah yang rawan gempa seperti Sulawesi Tenggara.

Kawasan ini diketahui berada di jalur seismik aktif akibat pertemuan tiga lempeng tektonik besar, yaitu Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

Gempa dengan kedalaman 10 kilometer tergolong sebagai gempa dangkal, yang meskipun biasanya tidak menimbulkan kerusakan signifikan, getarannya dapat terasa di sekitar episentrum.

Dalam konteks ini, gempa dangkal sering kali berpotensi lebih merusak dibandingkan gempa dalam, meskipun memiliki magnitudo yang sama.

Namun, gempa kali ini dilaporkan tidak dirasakan oleh warga sekitar dan tidak menimbulkan kerusakan.

Para ahli seismologi menjelaskan bahwa magnitudo dan kedalaman gempa adalah parameter yang independen.

Gempa dangkal seperti ini sering kali diakibatkan oleh aktivitas patahan lokal atau gesekan lempeng tektonik di dekat permukaan.

Gempa-gempa kecil juga dapat menjadi indikasi pergerakan tektonik yang terus berlangsung di wilayah ini.

Meskipun gempa kali ini tidak berdampak besar, masyarakat di Sulawesi Tenggara diimbau untuk tetap waspada.

Mengingat wilayah ini rawan gempa, langkah mitigasi seperti mengenali jalur evakuasi, memeriksa keamanan struktur bangunan, dan mengikuti informasi resmi dari BMKG menjadi penting untuk meminimalkan risiko jika terjadi gempa yang lebih besar di masa depan.

Gempa bumi seperti ini adalah pengingat alam bahwa kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, terutama bagi daerah yang berada di jalur seismik aktif.

Dengan pemahaman dan langkah yang tepat, risiko dari bencana alam dapat diminimalkan demi keselamatan bersama.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved