Sabtu, 7 Maret 2026

Viral, Turis Asal Colombia ini Kena Begal di Bali, Lapor Polisi Malah Diminta Bayar Rp200 Ribu

Turis asal Colombia ini berlibur di Pulau Bali, namun turis tersebut menjadi korban tindakan kriminal yakni begal.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Viral, Turis Asal Colombia ini Kena Begal di Bali, Lapor Polisi Malah Diminta Bayar Rp200 Ribu
ig/medsos_rame
Turis asal Colombia ini berlibur di Pulau Bali, namun turis tersebut menjadi korban tindakan kriminal yakni begal. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Turis asal Colombia ini berlibur di Pulau Bali, namun turis tersebut menjadi korban tindakan kriminal yakni begal.

Turis yang sehari-harinya tinggal di Australia tersebut lantas melaporkan kejadian yang dialaminya ke kantor polisi.

Namun saat itu, sang turis malah diminta polisi membayar uang sebesar Rp200 ribu.

Sedangkan menurut Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 dan asal 15 Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011, anggota Polri dilarang meminta bayaran atau biaya tambahan saat menangani perkara.

Peristiwa turis yang diminta membayar saat membuat laporan ke kantor polisi ini viral usai diunggah melalui akun X @Heraloebss pada Senin (20/1/2025).

Dalam video yang beredar, tampak seorang turis wanita yang sedang mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan.

Setelah membuat laporan, ia menceritakan peristiwa yang dialaminya saat di dalam kantor polisi, yakni dimintai uang sebesar Rp200 ribu.

Turis tersebut merasa uang yang diminta darinya hanya digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum tersebut.

"Mereka bilang dua ratus, ya saya pikir mereka hanya menginginkan uang untuk mereka sendiri," papar turis tersebut dalam Bahasa Inggris.

Dipaparkannya, peristiwa begal handphone yang dialaminya tersebut terjadi saat ia sedang mengendarai sepeda motor bersama seorang rekannya.

Baca juga: Gempa Bumi Selasa Sore 21 Januari 2025: Info BMKG Terjadi di Sumatera

"Ponsel saya dicuri kemarin, saya sedang mengendarai sepeda motor dari Savaya menuju Beach Club," ungkap dia.

"Baru saja berangkat, saya menggunakan ponsel saya, dan motor lain lewat kemudian mengambilnya dari tangan saya," paparnya.

Pada saat berkendara, turis tersebut mengaku sedang duduk di belakang sebagai penumpang.

Sementara rekannya bertugas mengemudikan motor.

Padahal turis tersebut mengaku sudah empat kali datang ke Bali, namun peristiwa ini menjadi yang pertama kali terjadi.

Sumber: TribunJatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved