Berita Viral
Viral Pasien di Bengkulu Digigit Anjing, Petugas Puskesmas Minta untuk Gigit Balik, Kini Dipolisikan
Sebuah kasus kontroversial terjadi di puskemas Bengkulu, ketika seorang pasien yang digigit Anjing diminta petugas untuk menggigit balik hewan itu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dsgtsftsgfygsdygstcfsdgcgcaaf.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Sebuah kasus kontroversial terjadi di puskemas Bengkulu, ketika seorang pasien yang digigit Anjing diminta petugas untuk menggigit balik hewan tersebut.
Kejadian ini memicu reaksi keras dari masyarakat dan pihak kesehatan.
Kronologi
Ia datang untuk mendapatkan perawatan medis karena digigit anjing liar.
Namun, saat berada di Puskesmas Kelobak, petugas Puskesmas berinisial AG justru menyuruh Jolhanda untuk menggigit balik anjing yang menggigitnya, Sabtu (18/1/2025).
"Awalnya saya kira bercanda. Tapi saya malah mendapatkan kata-kata kasar dan menantang saya," kata Jolhanda kepada TribunBengkulu.com.
Baca juga: Oknum TNI Viral Gegara Ngamuk hingga Acungkan Senjata Api ke Tukang Parkir, Sempat Ada Suara Letusan
Jolhanda pun akhirnya melaporkan petugas ke Polres Kepahiang.
"Saya tersinggung, saya manusia malah disuruh menggigit balik anjing yang menggigit saya," ujar Jolhanda.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, Aiptu Barus pun mengonfirmasi adanya laporan tersebut.
Ia menuturkan, pelapor merasa terhina atas tindakan terlapor.
"Yang jelas, pasti akan kita tangani," ungkap Barus.
Baca juga: Unjuk Rasa Puluhan Pegawai Kemendiktisaintek, Menteri Satryo Soemantri Disebut Asal Pecat Pegawai
Baca juga: Trump Jadi Presiden, TikTok Kembali Beroperasi di Amerika Serikat
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang, Tajri Fauzan membenarkan bahwa ada petugas medis di Puskesmas Kelobak yang menyuruh pasien menggigit balik anjing saat berobat.
Tajri menuturkan, pihak Dinkes Kepahiang sudah turun tangan dan meminta penjelasan dari petugas yang berinisial AG tersebut.
Mengutip TribunBengkulu.com, AG sudah mengakui perbuatannya.
Ia juga menyebut bahwa perkataan yang diucapkannya tersebut hanya sebuah candaan.