Berita Viral
Calvin ASN di Bandung Jadi Korban KDRT, Dianiaya Istri hingga Babak Belur
Calvin, seorang ASN Golongan III di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga oleh istrinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sdghgsakdjkjask.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Calvin, seorang ASN Golongan III di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Barat, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh istrinya.
Kakaknya mengukapkan bahwa sejak menikah Calvin semakin terisolasi dari keluarga. Komunikasi terputus dan tanda-tanda kekerasan fisik seperti luka lebam sering terlihat.
Rekan kerja Calvin juga melaporkan bahwa ia kerap terlambat datang ke kantor dalam kondisi memprihatikan, selalu ada luka lebam dan cakaran.
Sang istri bahkan diketahui sering membuat status di media sosial yang merendahkan orang tua suami, meski jarang berinteraksi dengan meraka.
Aksi KDRT ini sempat dilaporkan ke polisi, namu Calvin mencabut laporan karena mengaku dirinya salah hingga istrinya melakukan tindakan kekerasan yang membuatnya babak belur.
Baca juga: Jumlah Penduduk Gorontalo per Tahun 2024 Tercatat 1.250.960 Jiwa
Meski begitu, pihak keluarga korban tidak bisa menerima korban diperlakukan seperti itu.
Saat kejadian ini menjadi perbincangan publik, Calvin merasa takut kepada istri, hingga akhirnya melarikan diri dengan nekat melompat pagar.
Calvin beralasan lari pagi tetapi tak diizinkan kemudian nekat panjat pagar untuk kabur.
ASN Bandung ini mengalami luka lebam di wajah dan luka cakar di tubuh. Luka lebam itu didapat setelah dianiaya istrinya inisial R.
Keluarga Calvin masih melakukan pencarian hingga saat ini. Kasus Calvin dianiaya istri viral di media sosial.
Hal itu lantaran sosok suami dalam kasus KDRT dinilai jarang terjadi. Meski begitu KDRT itu ternyata dialami oleh suami bernama Calvin.
Diketahui Calvin merupakan seorang pegawai ASN di Bandung Barat. Ia menjadi korban KDRT oleh istrinya sendiri bernama Rana.
Kasus pegawai ASN diduga jadi korban KDRT oleh istrinya ini viral dibagikan akun Instagram @cimahi_banget, dikutip Tribunjabar.id, Minggu (19/1/2025).
Ternyata kasus KDRT dialami Calvin itu terungkap setelah diendus pihak keluarganya. Kini, pihak keluarga tambah khawatir karena ternyata Calvin hilang setelah izin lari pagi.
Dalam unggahan yang beredar sang kakak membagikan cerita kejanggalan kehidupan adiknya itu setelah menikah dengan istrinya.
Sang kakak pun mengaku tak menyangka adiknya bisa mengalami nasib pilu jadi korban KDRT oleh istrinya.
Baca juga: Akibat Kecanduan Karaoke Bersama LC, Pria Pengangguran di Ponorogo Nekat Curi Motor untuk Modal
“Tidak menyangka ini bisa terjadi di keluarga saya, adik saya SERING kena KDRT oleh istrinya.”
“Saat ini ( Sabtu, 18 Jan 2025) hilang belum pulang sejak ijin lari pagi di padahal kita sudah melarang tapi adik saya kabur dengan memanjat pagar. Mohon bantuannya,” ungkap keterangan sang kakak, dikutip unggahan tersebut.
Dalam unggahan itu, sang kakak membeberkan ciri-ciri Calvin terakhir kali. Calvin mengenakan sweater cream, celana training hitam, sepatu putih, kaos warna merah.
Diketahui Calvin merupakan seorang ASN di golongan III Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Barat.
Menurut informasi yang beredar, beberapa rekan kerja ASN-nya bercerita beberapa kali melihat kondisi Calvin tak baik-baik saja.
Mulai dari muka yang lebam hingga ada bekas cakaran di tubuhnya. Kondisi Calvin tersebut juga diperlihatkan dalam unggahan yang viral.
Sang kakak memperlihatkan foto kondisi Calvin dipergoki di rumah bersama istrinya dalam keadaan lebam di bagian mata.
Pihak keluarga Calvin itu mengurai kejanggalan mulai dari perkenalan adiknya dengan wanita yang jadi istri Calvin.
Ia menceritakan Calvin mengenal istirnya dari aplikasi kencan. Tak lama mengenal pihak wanita minta menikah.
“Kami keluarga sebenarnya dari awal kurang merestui krn baru kenal dan datang ke rumah hanya beberapa kali,”
Baca juga: Stress Ditinggal Suami Usai Melahirkan, Ibu Alami Skizofrenia, Ikat Anak di Depan Pagar
“Setelah menikah kejanggalan mulai terjadi,” tulisnya.
Lalu, kakak Calvin itu pun mengurai detail kejanggalan yang dialami adiknya itu diduga jadi korban KDRT istrinya tersebut.
Berikut isi narasi kejanggalannya:
1. Setelah menikah tidak pernah ke rumah orang tua saya sama sekali sampai detik ini.
2. Kami tdk di informasikan alamat tmpt tinggalnya, yg belakangan kami tahu jika mereka tinggal di tagog padalarang, dmn itu tidak jauh dari rumah orang tua.
3. Chat dari keluarga bahkan orang tua jarang di balas , di balas pun itu setelah beberapa hari kemudian, pdhl orang tua selalu menanyakan kabar.
4. Adik saya bbrp kali leave group keluarga, tp saya selalu invite kembali, dia tdk pernah komen apapun di group.
5. Si prmpuan sering sekali playing victim (bisa lihat di postingan), beberapa kali merendahkan orang tua saya padahal komunikasi saja tdk pernah.
6. Setelah bbrp lama akhirnya kami sekeluarga di blok di whastapp dan telpon oleh adik saya dan perempuan itu, sehingga kami putus kontak sama sekali, akhirnya saya dtg ke kantornya untuk memberikan dia hp untuk berkomunikasi, sebenarnya adik saya di bawah tekanan dan takut untuk membuka blokiran no hp keluarga, di buka blokirannya setelah kemarin di kantor polisi.
Setelah sekitar 5-6 bulan tdk ada kabar akhirnya kami dapat kabar dari rekan kerja di dispora kbb, bahwa selama ini adik saya ini selalu ada luka lebam, cakaran, dan sering terlambat. (Ini rekan-rekannya di dispora KBB sangat membantu dan baik sekali ke adik saya, kami sekeluarga sangat berterima kasih)
Baca juga: Lirik Lagu Lovely - Billie Eilish feat Khalid
Tak sampai di sana, sang kakak menceritakan kejanggalan lainnya bahwa adiknya sering tidak memegang uang.
Bahkan untuk berangkat bekerja ke kantornya, adiknya kadang-kadang jalan kaki dari Tagog Padalarang ke kantornya dengan jarak kurang lebih 5 km.
Ia melihat adiknya sering luka lebam tapi ketika ditanya selalu bungkam.
Kepada sang kakak, Calvin berdalih luka lebamnya itu didapatnya karena terjatuh atau terbentur.
Calvin dan istrinya pindah ke Ciparay sehingga membuat korban pulang pergi ke Padalarang menempuh perjalanan 2 jam sekali jalan.
Sang kakak mengaku mendapatkan laporan dari rekan kerja ASN di Dispora KBB adiknya sempat tak masuk kerja dari tanggal 10 - 14 Januari 2025 dengan izin sakit.
Karena khawatir, keluarga datang ke rumah Calvin di Ciparay.
Saat tiba di sana, Calvin dan istrinya ternyata tak ada di rumah.
Keluarga Calvin hanya mendapati adik istrinya atau ipar Calvin di rumah.
Keesokan harinya, Rabu (15/1/2025) orangtua Calvin dan teman Calvin kembali datang.
Hingga akhirnya orangtua Calvin mendapati kondisi Calvin mengalami luka-luka.
Ada lebam di wajah, mata berdarah hingga rambut dipitak.
Karena curiga, keluarga membawa pulang Calvin dan sekaligus membuat laporan.
“Akhirnya kami bawa pulang dan lapor ke Polsek Ciparay, sudah di BAP,” tulis ungkap keterangan kakaknya tersebut.
Lanjut sang kakak menceritakan dalam BAP tersebut Calvin mengaku bahwa ia memang dianiaya istrinya.
Setelah laporan tersebut, keluarga heran tidak dilakukan penahanan kepada istrinya tersebut.
Pihak keluarga khawatir istri Calvin menghilangkan barang bukti, kabur dan menghubungi kembali adiknya.
Hingga akhirnya Calvin pun hilang sejak Sabtu 18 Januari 2025.
“Hari ini Sabtu 18 Jan adik saya tidak kembali sejak keluar rumah pagi-pagi,” ungkap sang kakak.
Kakaknya itu mengungkap adiknya sempat izin lari pagi.
Namun sejak hari itu, kini Calvin tak kembali dan keberadaannya dicari keluarganya.
Kini, kasus dugaan istrti KDRT suaminya di Bandung Barat itu pun viral dan menyita perhatian warganet.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.