Berita Viral
Stress Ditinggal Suami Usai Melahirkan, Ibu Alami Skizofrenia, Ikat Anak di Depan Pagar
Seorang ibu yang baru saja melahirkan buah hatinya, mengalami Skizofrenia usai ditingalkan suaminya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/asadhgshdgd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Seorang ibu yang baru saja melahirkan buah hatinya, mengalami Skizofrenia usai ditingalkan suaminya.
Diketahui Skizofrenia adalah gangguan mental berat yang menyebabkan gangguan pada cara berpikir, emosi, dan perilaku.
Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung mengevakuasi ibu dan anak orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ada di depan sebuah ruko di Jalan Teuku Umar, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (20/1/2025).
Keberadaan ibu dan anak perempuannya ini sebelumnya banyak dilaporkan oleh warga yang melintas.
Baca juga: Usulan Perguruan Tinggi Kelola Tambang jadi Kontroversi di Rapat Baleg DPR RI
Penyebabnya, tubuh si anak diikat oleh ibunya, kemudian ujung tali lainnya diikatkan pada pintu harmonika ruko tempatnya tidur.
Ibu dan anak ini dijemput menggunakan sebuah mobil ambulans.
Sub Koordinator Kesehatan Jiwa Dinkes Tulungagung, Heru Santoso, mengatakan, ibu itu berinisial Rs (54) dan anaknya, Au (14) asal Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Tulungagung.
Petugas lebih dulu melepas ikatan di tubuh Au, lalu menuntunnya masuk ke ambulans.
Petugas juga memasukkan barang-barang bawaannya ke dalam ambulans, sementara Rs masuk belakangan.
“Keduanya sama-sama mengalami gangguan kejiwaan. Mereka juga sudah 3 kali dititipkan ke RSJ Lawang Malang,” jelas Heru.
Au mengalami retardasi mental serta autis, sementara ibunya mengalami skizofrenia.
Terakhir keduanya keluar dari RSJ Lawang Malang pada 28 November 2024, dan dipulangkan ke Desa Picisan.
Namun di awal Januari 2025, ibu dan anak ini sudah kabur dari rumahnya.
“Pihak desa juga sudah angkat tangan. Dia dibuatkan rumah, tapi malah melarikan diri dari rumahnya,” sambung Heru.
Heru mengaku terakhir memantau menanyakan keberadaan ibu dan anak ini pada Rabu (8/1/2025).