Ikan Purba di Gorontalo
Ahli Perikanan Unsrat Manado Sulut Benarkan Penemuan Ikan Purba Coelacanth di Gorontalo Utara
Penemuan Ikan purba jenis Coelacanth di perairan Gorontalo sebelumnya menghebohkan sejak 15 Januari 2025 lalu.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tim-peneliti-Unsrat-Manado-saat-memeriksa-ikan-Coelacanth.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Prof. Dr. Ir. Janny Kusen, ahli perikanan dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara membenarkan penemuan ikan purba di Gorontalo Utara.
Penemuan Ikan purba jenis Coelacanth di perairan Gorontalo sebelumnya menghebohkan sejak 15 Januari 2025 lalu.
Ikan purba itu pun buru-buru diamankan oleh peneliti untuk diteliti terkait hal-hal yang mengganjal.
"Ini memang ikan Coelacanth," ujar Prof. Janny melalui pesan WhatsApp, Minggu (19/1/2025), dikutip dari TribunManado.com.
Meski begitu, kata Janny penemuan tersebut sebagai hal yang biasa terjadi di wilayah Indonesia, terutama Gorontalo.
Kata Janny menambahkan, temuan ikan purba tersebut bukanlah kejadian luar biasa, mengingat Coelacanth memang sering ditemukan di daerah tropis.
Ikan tersebut pertama kali ditemukan oleh Oskar Kaluku, seorang nelayan dari Desa Imana, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Kamis (16/1/2025).
Menurut keterangan keponakannya, Salha Kaluku, Oskar melihat ikan tersebut sedang bermain dekat perahunya sekitar pukul 15.00 WITA.
Mula-mula pria paruh baya ini kaget dihampiri ikan berukuran besar. Karena penasaran, ia lantas menangkap ikan tersebut.
Setelah banyak yang membagikan foto-foto ikan itu ke media sosial, Oskar baru menyadari dirinya menangkap ikan yang dilindungi pemerintah.
Ia lantas menyerahkan ikan itu ke peneliti dari Universitas Samratulangi yang datang ke rumahnya, Kamis (16/1/2025).
Bahkan menurut tim peneliti, penemuan Oskar mendapat perhatian peneliti dari Amerika Serikat.
Peneliti AS disebut berniat mengunjungi langsung lokasi tempat Oskar menangkap ikan Coelacanth.
Pasalnya, peneliti mendeteksi adanya embrio di dalam perut ikan yang ditangkap Oskar. Dengan kata lain, ikan tersebut sedang bunting.
Itu berarti, perairan Gorontalo Utara diduga masih terdapat ikan Coelacanth lain.