Ikan Purba di Gorontalo
Heboh Nelayan Gorontalo Utara Tangkap Ikan Purba Coelacanth, Spesies Lebih Tua dari Dinosaurus
Ikan purba ini diduga ditangkap oleh nelayan di Desa Imana, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.
"Koleksi sampel ikan (coelacanth) yang Indonesia miliki saat ini sebanyak tujuh spesimen, tersimpan di dalam dan luar negeri," tambah Augy.
Pada Agustus 2024, lanjutnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, BRIN, Universitas Sam Ratulangi, Aquamarine Fukushima, dan NHK Jepang melakukan penelitian terbaru.
Penelitian dilakukan di Sulawesi Utara selama dua minggu, dan ditemukan lebih dari 15 ekor ikan coelacanth dalam sebuah gua di kedalaman 160 meter.
"Temuan ini mengindikasikan bahwa kemungkinan masih banyak individu ikan coelacanth yang hidup di perairan Indonesia," pungkasnya.
Terancam punah dan dilarang diperdagangkan
Lebih lanjut, Augy mengatakan, meskipun masih dapat ditemukan di perairan Indonesia, tetapi ikan coelacanth kini terancam punah sehingga dilindungi secara internasional.
Menurut data International Union for Conservation of Nature (IUCN), spesies coelacanth masuk ke dalam kategori vulnerable atau rentan akan bahaya kepunahan.
Karena itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeluarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi.
"Sehingga jika ada yang tidak sengaja menangkapnya, sebaiknya diinformasikan ke pihak terkait untuk dijadikan materi riset," tuturnya.
Melalui riset, sambung Augy, peneliti akan dapat mengetahui mengapa ikan ini dapat bertahan sekian juta tahun dan bisa menjadi referensi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Augy juga tidak menyarankan untuk mengonsumsi ikan ini karena dagingnya sangat berminyak dan bisa menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare.
Karakteristik ikan coelacanth
Nama coelacanth berasal dari bahasa Yunani, yaitu coelia (berongga) dan acanthos (duri) atau yang berarti ikan dengan duri berongga.
Dilansir dari National Geographic, coelacanth hidup di kedalaman hingga 2.300 kaki atau 701 meter di bawah permukaan laut.
Mereka bisa tumbuh sangat besar, mencapai dua meter dengan berat hingga 89 kilogram.
Para peneliti menduga, ikan purba ini bisa hidup hingga 60 tahun atau lebih.
Coelacanth adalah ikan bersirip lobus, yaitu sirip berdaging yang memanjang dari tubuhnya dan bergerak bergantian seperti kaki.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.