Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Viral

Gara-Gara Tersinggung saat Upacara, Pemuda di Madura Viral Nekat Bakar Motor Guru Honorer

Disinyalir, penyebab kejadian tersebut gara-gara pemuda ini merasa tersinggung saat pemberian nasehat upacara bendera berlangsung.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gara-Gara Tersinggung saat Upacara, Pemuda di Madura Viral Nekat Bakar Motor Guru Honorer
ist
Tangkap layar video detik-detik motor milik guru Nurdin yang dibakar seorang pemuda di pulau Kangean, kabupaten Sumenep, Madura 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pemuda di Madura ini nekat bakar motor milik seorang guru.

Disinyalir, penyebab kejadian tersebut gara-gara pemuda ini merasa tersinggung dengan kata-kata yang dilontarkan guru tersebut saat pemberian nasehat upacara bendera berlangsung.

Selain itu, sang guru juga diancam dengan sebilah parang.

Pelaku tersebut adalah Ahmad Qurtubi (19).

Diketahui pelaku yakni Ahmad Qurtubi merupakan tamatan SMA di luar kota yang merupakan pemuda di desa setempat.

Sementara korban, Ahmad Nurdin merupakan seorang guru honorer SMA Putra Bangsa di Desa Pajanangger sejak tahun 1990

Peristiwa itu terjadi di Dusun Bugis Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep pada hari Senin (13/1/2025) lalu.

Baca juga: Viral Internasional: Tak Sabar Menunggu Antrean, Pasien Tikam Perawat di Rumah Sakit

Pembakaran dan pengancaman itu terjadi saat guru honorer tersebut pulang dari sekolah.

"Kejadiannya itu sepulang saya dari sekolah. Sekitar pukul 14.00 WIB," ujarnya dilansir Tribun-medan.com, Rabu (15/1/2025). 

Sepulang dari mengajar kata Nurdin, pelaku tiba-tiba mencegatnya tepat di akses jalan Dusun Bugis Desa Pajanannger. 

Ternyata pemicunya yakni pelaku merasa tersinggung dengan nasehat yang diberikan Nurdin saat jadi pembina upacara.

"Saat itu kata pelaku tersinggung dengan pernyataan saya saat menjadi pembina upacara di sekolah," tuturnya. 

Korban mengaku tidak tahu dari mana pelaku mendengar pernyataan korban saat menjadi pembina upacara di sekolah.

Sebab lanjutnya, korban tidak menyingung siapa pun dan tidak menyebut nama siapa pun saat memberikan nasehat dalam upacara. 

"Sambutan saya saat upacara adalah global, kepada semua siswa dan tidak menyebutkan siapapun," tuturnya. 

Baca juga: Datangi Pacar ke Solo Buat Lamaran, Pria Asal Jambi ini Viral Karena Malah Ditelantarkan

Sebagai guru, dirinya juga berharap jangan sampai para siswa berani kepada orang tua, apalagi bahkan mengancam untuk membunuhnya. 

Sebab ilmunya tidak akan berkah ketika sudah di tengah-tengah masyarakat.

"Saya tidak spesifik menyebut siapapun,"  tegasnya. 

Namun, menurut guru yang sudah mualaf sejak muda menimba ilmu Agama itu pelaku beranggapan bahwa pernyataan tersebut ditujukan kepada dirinya. 

"Setelah mencegat saya, pelaku bertanya dengan nada tinggi dan bahkan marah-marah," tuturnya. 

Tidak lama kemudian, pelaku mengeluarkan sebilah parang dan dihunuskan kepada guru fisika dan biologi ini.

Pedang tersebut sempat ditempelkan ke kepala dan pipi korban. 

"Kedua pipi saya sempat diiris dengan pedangnya, untung tidak luka," katanya.

Baca juga: Viral Selebgram Asal Aceh Joget Sambil Baca Al-Quran Diiringi Musik DJ, Berujung Minta Maaf

Korban melihat pelaku tampak emosi tidak terkendali dan korban turun menjauh dari motornya sekitar 15 meter.

Dari kejauhan, pelaku merlihat berkali-kali menebas motor korban dengan pedangnya. 

Warga dan sejumlah siswa di tempat korban mengajar, sempat berada di lokasi kejadian. Namun mereka tidak bisa berbuat apapun. 

"Setelah itu saya menuju ke rumah kepala desa. Tapi kades tidak ada, katanya sedang berobat. Saya hanya ditemui tukang masaknya (kades)," katanya.

Baca juga: Tukang Bakso Ini Viral Gegara Ditabrak Lari Mobil Hitam, Gerobaknya Hancur Makanan Berserakan

Karena tidak bertemu dengan kepala desa, korban berinisiatif untuk pulang dan menenangkan diri. 

Beberapa saat setelah tiba di rumah, korban mendapatkan informasi bahwa motornya sudah hangus terbakar. 

"Ada voice note yang diterima oleh kerabat dan juga beredar video motor (saya) sudah bakar oleh pelaku," pungkasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved