Minggu, 15 Maret 2026

Berita Viral

Pulang dari Khitanan, Dua Remaja di Semarang Kena Bacok Oknum TNI, Diduga Pelaku Mabuk saat Kejadian

Dua pemuda Kota Semarang, Khoirul Muslimin (27) dan Syarif Abdulloh (25), menjadi korban penusukan oleh oknum prajurit TNI

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Pulang dari Khitanan, Dua Remaja di Semarang Kena Bacok Oknum TNI, Diduga Pelaku Mabuk saat Kejadian
istimewa
Ilustrasi - Pulang dari Khitanan, Dua Remaja di Semarang Kena Bacok Oknum TNI, Diduga Pelaku Mabuk saat Kejadian 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Oknum TNI di Semarang tikam dua pemuda.

Oknum TNI ini diduga sedang mabuk saat melakukan penusukan pada dua remaja ini.

Dua pemuda Kota Semarang, Khoirul Muslimin (27) dan Syarif Abdulloh (25), menjadi korban penusukan oleh oknum prajurit TNI di depan gang Kampung Brati, Jalan Imam Bonjol, pada Minggu (12/1/2025) dini hari.

Penusukan terjadi setelah kedua korban pulang dari acara khitanan yang berlangsung pada Sabtu malam (11/1/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Diduga Lagi Mabuk, Oknum TNI Tikam Warga di Semarang

Khoirul dan Syarif beserta teman-temannya meninggalkan acara tersebut sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat berhenti di depan gang Kampung Brati, mereka didatangi oleh pelaku yang mengaku sebagai anggota TNI dan meminta mereka untuk bubar.

Menurut informasi, teman pelaku sempat meminta maaf kepada korban dan menyatakan bahwa pelaku dalam keadaan mabuk.

Namun, tanpa peringatan lebih lanjut, pelaku langsung menusuk Khoirul.

Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah basement Queen City, sementara Syarif dan teman-temannya mengejar.

Penanganan Korban

Setelah insiden tersebut, Syarif yang juga terkena tusuk berteriak meminta pertolongan.

Teman-teman korban segera membawa mereka ke Rumah Sakit Panti Wiloso Dokter Cipto Semarang untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga: Pendapatan Kantin Sekolah Menurun 50 Persen Sejak Program Makan Bergizi Gratis Dimulai

Saat ini, kondisi Khoirul masih lemah dan dirawat di rumah sakit.

Keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Semarang.

Kanitreskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Kumaidi, mengkonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pelaku telah menyerahkan diri di kantor Polsek pada pagi harinya.

"Tapi kami serahkan ke Denpom untuk penanganan kasusnya," jelas Kumaidi.

Ia juga menambahkan bahwa pelaku dan korban sama-sama dalam keadaan mabuk saat insiden terjadi, namun belum membeberkan pemicu pasti dari kejadian tersebut.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved