Sandy Permana Tewas
Kronologi Aktor Sandy Permana Ditikam hingga Tewas di Bekasi, Pelaku Masih Dikejar Polisi
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Onkoseno menceritakan kronologi meninggalnya Sandy Permana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfhrjtehj.jpg)
"Data dan profil belum bisa kami sampaikan tapi kami sedang melakukan pencarian terhadap satu orang yang kita cari," kata Onkoseno.
Baca juga: Aktor Sandy Permana, Pemain Sinetron Mak Lampir Tewas Ditusuk di Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan
Sandy Permana diketahui merupakan salah satu pemain serial Mak Lampir.
Pria berusia 46 tahun itu juga diketahui pernah maju sebagai caleg DPRD Bekasi.
Profil Singkat Sandy Permana
Sandy Permana merupakan pria kelahiran Jakarta tahun 1979 dan aktor yang kerap berperan dalam serial laga populer seperti Tutur Tinular, Brama Kumbara, dan Misteri Gunung Merapi 3 (Mak Lampir).
Namanya melambung saat membintangi serial Mak Lampir sebagai Arya Soma.
Dalam serial tersebut, dia beradu peran dengan artis besar lainnya seperti Dwi Andhika, Dena Rachman, dan Angel Karamoy.
Kendati namanya melambung lewat dunia akting, namun karier Sandy justru dimulai dari dunia modeling.
Hal ini pernah disampaikannya saat diwawancarai dalam kanal YouTube Errin Ferry.
"Saya memulai karier di dunia modeling melalui pemilihan model majalah Aneka tahun 1999," katanya.
Pada saat itu, Sandy menang sebagai model kategori pria dan bersandung dengan aktris Dhini Aminarti yang memenangi kategori wanita.
Sandy juga mengaku sebenarnya tidak memiliki bakat sebagai aktor.
Bakatnya di dunia peran pun semakin terasah saat menerima berbagai tawaran sebagai model iklan.
Akting Sandy pun dilirik oleh rumah produksi Genta Buana Paramita dan berujung mengikuti tes akting.
"Saat itu, saya pertama kali bertemu dengan Angel Karamoy," kata Sandy dalam wawancara tersebut.
Di sisi lain, Sandy juga melebarkan kariernya sebagai politisi dengan masuk menjadi kader Hanura.
Bahkan, dia sempat mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) daerah pemilihan (dapil) Bekasi dari Hanura pada Pemilu 2024.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan di Tribunnews.com