Sabtu, 7 Maret 2026

Sandy Permana Tewas

Kronologi Aktor Sandy Permana Ditikam hingga Tewas di Bekasi, Pelaku Masih Dikejar Polisi

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Onkoseno menceritakan kronologi meninggalnya Sandy Permana. 

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Kronologi Aktor Sandy Permana Ditikam hingga Tewas di Bekasi, Pelaku Masih Dikejar Polisi
Dok Polsek Bekasi
Polisi lakukan olah TKP tempat Sandy Permana ditusuk di depan Perumahan TNI/Polri Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Aktor Sandy Permana, pemain di sinetron Mak lampir tewas ditikam seseorang.

Dirinya bersimbah darah di Jalan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Lokasi ini berjarak tak jauh dari rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Onkoseno menceritakan kronologi meninggalnya Sandy Permana

Kronologi Sandy Permana ditemukan meninggal 

Sandy Permana ditemukan tetangganya sudah terluka bersimbah darah, Minggu, pukul 08.00 WIB. 

Baca juga: Sosok Aktor Sandy Permana, Pemeran Arya Soma Serial Mak Lampir Ditemukan Tewas Ditusuk

"Tadi pagi itu korban ditemukan dalam kondisi luka-luka, jadi belum meninggal, korban masih berjalan, dan di depan rumah salah satu tetangganya," kata Kompol Onkoseno saat dikonfirmasi. 

Sandy Permana lalu pingsan di depan rumah tetangganya itu. 

Melihat Sandy berdarah-darah dan tak berdaya, tetangga itu lalu membawanya ke Rumah Sakit Cileungsi. 

"Dan pada saat di sana korban meninggal," kata Onkoseno.

Polisi memastikan Sandy Permana mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya seperti di tubuh belakang atas dan tubuh sebelah depan bagian tengah. 

"Polisi mendapat laporan, mengecek TKP, mengecek rumah sakit, betul korban meninggal, di situ ada beberapa luka tusuk," kata Onkoseno. 

Polisi menduga lokasi penusukan itu terjadi masih di sekitar lingkungan rumah Sandy Permana

"Lokasi kejadian masih di sekitar lingkungan tempat tinggal korban," ucap Onkoseno. 
Polisi buru pelaku pembunuh Sandy Permana 
Polisi kini sedang menyelidiki kasus kematian Sandy Permana

Ada satu terduga pelaku yang sudah diincar oleh polisi. 

"Data dan profil belum bisa kami sampaikan tapi kami sedang melakukan pencarian terhadap satu orang yang kita cari," kata Onkoseno. 

Baca juga: Aktor Sandy Permana, Pemain Sinetron Mak Lampir Tewas Ditusuk di Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan

Sandy Permana diketahui merupakan salah satu pemain serial Mak Lampir. 

Pria berusia 46 tahun itu juga diketahui pernah maju sebagai caleg DPRD Bekasi.

Profil Singkat Sandy Permana

Sandy Permana merupakan pria kelahiran Jakarta tahun 1979 dan aktor yang kerap berperan dalam serial laga populer seperti Tutur Tinular, Brama Kumbara, dan Misteri Gunung Merapi 3 (Mak Lampir).

Namanya melambung saat membintangi serial Mak Lampir sebagai Arya Soma.

Dalam serial tersebut, dia beradu peran dengan artis besar lainnya seperti Dwi Andhika, Dena Rachman, dan Angel Karamoy.

Kendati namanya melambung lewat dunia akting, namun karier Sandy justru dimulai dari dunia modeling.

Hal ini pernah disampaikannya saat diwawancarai dalam kanal YouTube Errin Ferry.

"Saya memulai karier di dunia modeling melalui pemilihan model majalah Aneka tahun 1999," katanya.

Pada saat itu, Sandy menang sebagai model kategori pria dan bersandung dengan aktris Dhini Aminarti yang memenangi kategori wanita.

Sandy juga mengaku sebenarnya tidak memiliki bakat sebagai aktor.

Bakatnya di dunia peran pun semakin terasah saat menerima berbagai tawaran sebagai model iklan.

Akting Sandy pun dilirik oleh rumah produksi Genta Buana Paramita dan berujung mengikuti tes akting.

"Saat itu, saya pertama kali bertemu dengan Angel Karamoy," kata Sandy dalam wawancara tersebut.

Di sisi lain, Sandy juga melebarkan kariernya sebagai politisi dengan masuk menjadi kader Hanura.

Bahkan, dia sempat mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) daerah pemilihan (dapil) Bekasi dari Hanura pada Pemilu 2024.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved