Jumat, 6 Maret 2026

Berita Viral

Bikin Malu Rusmiati, Dapat Penghargaan Terimah Kunci Motor, Ternyata Hanya Tipu Daya Pemkab

Seorang bidan teladan bernama Rusmiati Aminuddin dikecewakan oleh pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar).

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Bikin Malu Rusmiati, Dapat Penghargaan Terimah Kunci Motor, Ternyata Hanya Tipu Daya Pemkab
Istimewa
Seorang bidan teladan bernama Rusmiati Aminuddin dikecewakan oleh pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar). 


"Pada saat upacara hari kesehatan nasional 12 November 2024, di sanalah saya diberikan motor tersebut."

"Dan saya sudah foto-foto dan video di motor tersebut bersama teman-teman saya."

"Pas selesai acara, ternyata motor tersebut diambil kembali, katanya administrasinya belum selesai," beber Rusmiati.

Namun setelah mendatangi Dinas Kesehatan Polewali Mandar, Rusmiati kembali syok usai mendengar penjelasan Dinkes.

Bahwa ternyata sepeda motor tersebut ditarik lagi oleh dealer karena belum dilunasi.

Alhasil, hingga kini Rusmiati belum menerima sepeda motor tersebut.

Baca juga: Sudah Bawah Keluarga Besar Langsungkan Pernikahan Gadis yang Dikenal Dimedsos, Ternyata Malah Ditipu

"Sampai sekarang, saya konfirmasi ke pihak Dinkes, ternyata setahu saya dari pihak Dinkes, administrasi sudah lengkap semuanya."

"Katanya dari pihak Pemda belum sempat membayarkan motor tersebut," ungkap Rusmiati.

Motor Yamaha Gear yang diserahkan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2024, hanya dipinjamkan sesaat untuk foto bersama.

Kini setelah dua bulan berlalu, Rusmiati belum juga mendapatkan motor tersebut.

Rusmiati pun mengungkapkan rasa kecewanya.

"Ya jelas kecewa dan malu. Sudah viral di media sosial katanya diberi hadiah sebagai bidan teladan nasional, faktanya motor yang dijanjikan malah ditarik kembali,” katanya kepada Kompas.com, Jumat (10/1/2025)

"Saya sih dikasih atau tidak dikasih hadiah tidak masalah, cuma kalau sudah dijanjikan dan diserahkan secara formal apalagi sampai viral, harusnya betul-betul diserahkan kepada pemiliknya."

"Ini bisa jadi preseden buruk ke depannya," sambung dia.

Terkait dengan polemik ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar, Mustaman, buka suara.

Sumber: TribunJatim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved