Harga Pangan Gorontalo
Harga Cabai Naik Jadi Rp 85 Ribu Per Kg di Pasar Sentral Kota Gorontalo di Awal Tahun 2025
Di awal bulan Januari 2025, cabai menyentuh di harga Rp 60-65 ribu per kg. Namun, kini naik menjadi Rp 85 ribu per kg.
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sfyrkjtryk.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Harga cabai di Pasar Gorontalo terpantau naik di awal tahun 2025.
Seperti di Pasar Sentral, Jalan Samratulangi, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Harga cabai ini nyaris menyentuh di harga Rp 100 ribu per kg.
Padahal di awal Januari 2025, harga cabai memang mengalami kenaikan harga, namun tidak setinggi seperti saat ini.
Di awal bulan Januari 2025, cabai menyentuh di harga Rp 60-65 ribu per kg.
Namun, kini naik menjadi Rp 85 ribu per kg.
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Gorontalo Utara Alami Lonjakan di Akhir Tahun 2024, Cabai Rp 60 Ribu Sekilo
Artinya, ada kenaikan harga cabai sebesar Rp 20 ribu.
Sugeng Prianto, pedagang cabai di Pasar Sentral Kota Gorontalo mengungkapkan dari awal bulan Januari 2025 harga cabai memang mulai naik Rp 60 - Rp 65 ribu per kilo.
Namun, harganya naik lagi mencapai Rp 80 - Rp 85 ribu per kilo. Kamis (9/1/2025).
"Sejak masuk bulan Januari 2025 ini memang sudah naik harganya, dan hari ini naik lagi Rp 80-85 ribu per kilo," ujarnya
Kata Sugeng, alasan kenaikan harga cabai ini tidak diketahui secara pasti, tapi ada sangkut pautnya dengan kenaikan tarif PPN 12 persen.
Sebab, per Januari 2025 ini, harga ongkos pengiriman bahan pangan mulai ikut naik, dari biasanya Rp 2 ribu per kilo, kini jadi Rp 4 ribu per kilo.
Tidak hanya itu, kata Sugeng, harga bahan bakar pun ikut naik.
Baca juga: Masyarakat Diminta Tak Perlu Khawatir Tarif PPN 12 Persen, Prabowo: Hanya Untuk Barang Mewah
"Tidak tahu kenapa naik, tapi kayaknya karena PPN yang naik. Bahan bakar dan ongkos pengiriman juga sekarang ikut naik," ungkapnya.
Kenaikan harga tersebut juga terjadi untuk cabai keriting, dari harga biasa Rp 25 ribu per kilo, jadi Rp 40 ribu per kilo.