Penumpang Kapal Lompat ke Laut
Kronologi Remaja Asal Kabila Gorontalo Nekat Terjun ke Laut saat Naik Kapal, Lihat Sosok Asing
AD (14) nyaris tenggelam usai melompat ke laut. Insiden ini terjadi saat AD menaiki KMP Moinit dari pelabuhan Pagimana menuju Gorontalo, Rabu (8/1).
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/AD-seorang-remaja-asal-Kabila-nekat-melompat.jpg)
AD disebut sempat menjalani perawatan medis maupun tradisional.
"Namun saat kejadian orang tuanya mengaku tidak mengetahui keadaan anaknya karena setahu mereka anaknya tidur di lantai 3 kapal," tuturnya.
"Korban telah diperiksa oleh pihak kesehatan pelabuhan dan dinyatakan sehat. Saat ini, ia sudah kembali ke rumah bersama orang tuanya," tutup Ipda Reza.
Bahaya melompat ke laut saat kapal berjalan
Melompat ke laut saat kapal bisa berakibat fatal.
Pertama, seseorang bisa saja tenggelam apabila kru kapal tidak segera melakukan tindakan penyelamatan.
Selain itu, melompat ke laut dari dek kapal bisa menyebabkan cedera.
Ketika tubuh menabrak air dengan kecepatan 80 kilometer per jam, air terasa seperti benda padat.
Melompat saat kapal sedang berjalan merupakan tindakan ceroboh yang bisa membuat seseorang kehilangan nyawa.
Oleh karena itu, penumpang yang memiliki riwayat gangguan kesehatan sebaiknya didampingi ketika menaiki kapal. (*)