Berita Populer Gorontalo
GORONTALO TERPOPULER: Siswa Bawa Pulang Makanan Bergizi untuk ibunya, Warga Laporkan Kades ke Kejari
Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (8/1/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berita-populer-8-jan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Rabu (8/1/2025).
Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak hari Selasa kemarin.
Berita pertama terkait seorang siswa SDN 1 Bone Raya yang membawa pulang makanan bergizi gratis untuk ibunya di rumah.
Selanjutnya warga di Boalemk beramai-ramai melaporkan kepala desa ke kejaksaan.
Ada pula dua kakak beradik berhasil ditemukan keluarganya setelah satu hari tidak pulang ke rumah.
Berikut 3 berita populer Gorontalo yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada Selasa (7/1/2025).
Suleman Datau Siswa SDN Bone Raya Gorontalo Bawa Pulang Makanan Bergizi untuk Ibu, Kapolsek Terharu
Muhamad Suleman Datau siswa SDN 1 Bone Raya Gorontalo mendadak viral di media sosial.
Momen ini terjadi saat program makanan bergizi gratis.
Kapolsek Bone Raya, Ipda Yahya Buadelo, mengaku terharu melihat Suleman.
Sehingga ia memutuskan untuk merekam momen tersebut dan membagikannya ke media sosial.
“Ya benar, ini terjadi kemarin, saat program makan bergizi tengah berlangsung, ada anak SD yang membawa pulang makanan untuk ibunya,” ujar Ipda Yahya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Selasa (7/1/2024).
Menurut Ipda Yahya, tindakan Suleman membuatnya terenyuh.
Betapa tidak, saat kebanyakan siswa menikmati makanan yang disediakan, Suleman justru berinisiatif untuk membungkusnya.
Saat ditanya, Suleman mengaku keluarganya tidak memiliki nasi di rumah.
Warga Boalemo Gorontalo Ramai-ramai Laporkan Kadesnya ke Kejari
Seorang kepala desa (kades) di Boalemo, Gorontalo, resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo.
Pelapornya adalah masyarakat setempat dan Aliansi Pergerakan Rakyat Nusantara pada Senin 6 Januari 2025 kemarin.
Adapun laporan ini terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan, terutama dalam pengelolaan keuangan desa.
Sunandar Dako, salah satu tokoh masyarakat Pentadu Barat, mengonfirmasi laporan tersebut.
Ia menyebutkan bahwa masyarakat bersama Aliansi Pergerakan Rakyat Nusantara telah mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung tuduhan terhadap Kepala Desa Sofyan Ambo.
Laporan mereka sudah diterima oleh Kejaksaan Negeri Boalemo pada hari yang sama.
"Kami berharap pihak Kejaksaan dapat menindaklanjuti laporan ini secara serius," ungkap Sunandar.
Baca juga: Fakta-fakta 2 Warga Tenggelam di Danau Limboto Gorontalo, Korban Bercebur Diri Tanpa Alat Pengaman
Sempat Dikabarkan Hilang di Gorontalo, Lisa dan Saskia Botutihe Akhirnya Bertemu Keluarga
Lisa Botutihe (12) dan Saskia Botutihe (9), gadis kakak beradis yang semula dikabarkan hilang kini ditemukan keluarganya.
Fatmawati Lasantu, kakak korban, mengatakan kedua adiknya itu berada di Desa Dumbaya Bulan, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
"Alhamdulillah Pak, dua anak sudah ditemukan dalam keadaan sehat," kata Fatmawati kepada TribunGorontalo.com, Selasa (7/1/2025).
Menurut Fatmawati, Lisa dan Saskia pergi ke rumah bos Farid Botutihe, ayah kandung mereka.
Belum diketahui penyebab kedua gadis itu pergi tanpa berpamitan. Namun diduga terjadi misskomunikasi sehingga keluarga tidak mendapat informasi keberadaan Lisa dan Saskia.
Sebelumnya, kedua gadis tersebut dikabarkan hilang saat bermain di sebuah pondok pesantren di Kelurahan Buliide, Kota Gorontalo.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.