Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Viral

Jadi Korban Bully, Wanita di Bogor Malah Viral Kini Laporkan Pelakunya ke Polisi

Seorang wanita diketahui menjadi korban bully. Dirinya dibully oleh teman bermainnya sendiri.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Jadi Korban Bully, Wanita di Bogor Malah Viral Kini Laporkan Pelakunya ke Polisi
worldofbuzz.com
Ilustrasi bullying - Jadi Korban Bully, Wanita di Bogor Malah Jadi Viral Kini Laporkan Pelakunya ke Polisi 

Sementara itu, Kanit PPA Polres Bogor, Ipda Ndaru Cahya Diana membenarkan ada kejadian tersebut di wilayah hukumnya.

Ia mengatakan korban telah membuat laporan dan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

Baca juga: Viral, Ogah Beli Baru, Cincin Nikah yang Jatuh ke Selokan Dievakuasi Damkar Gambir

"Laporan sudah dibuat. Riksa pelapor dan pelaksanaan visum juga sudah, tinggal kami jadwalkan undangan untuk para saksi yang ada dalam video," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Kamis (2/1/2025).

Dari keterangan sementara yang didapatkan oleh pihak kepolisian, pemicu aksi perundungan itu dilatar belakangi omongan di belakang.

Pelaku yang mendapat informasi bahwa dirinya menjadi bahan perbincangan kemudian menganiaya korban.

"Korban cerita sesuatu tentang pelaku (gibah) sampai ke pelaku, dan pelaku tidak terima," ungkpanya.

Sementara itu, terkuak identitas para pelaku perundungan di Sukamakmur Bogor.

Adapun korban bully tersebut adalah seorang siswi SMA Negeri 1 Sukamakmur.

Kejadian itu dibenarkan oleh Humas SMAN 1 Sukamakmur, Syafriadin, di mana pihaknya telah menerima laporan terkait kasus perundungan yang melibatkan siswa-siswinya.

Baca juga: Pengemis Ini Viral, Maksa Minta Uang Tak Dikasih Marah, Malah Kepergok Top Up Saldo di Kasir

“Ya benar mereka sekolah disini (SMAN 1 Sukamakmur) dan muridnya kelas 10," bebernya dikutip TribunnewsBogor.com dari sumber lain.

"Dan kita baru dapat laporannya, karena kejadiannya itu di luar sekolah dan tidak memakai atribut (seragam), tetapi bagaimana pun kita pihak sekolah akan menindak lanjuti ini,” tambahnya.

Lanjut kata dia, bahwa pelaku dan korban perundungan tersebut merupakan rekan bermain, namun dikarenakan ada suatu permasalahan sehingga perundungan tersebut tak dapat terhindar.

“Jadi kejadiannya itu hari Jumat lalu dan menurut informasi kalau perundungan itu disebabkan adanya masalah internal di kelompok mereka," paparnya.

Baca juga: Usai Heboh Soal Utang, Komika Fico Viral Lagi Gegara Minta Bayaran ke Wartawan untuk Diwawancarai

"Kami belum tahu jelas, tetapi kami hari ini sudah melayangkan surat pemanggilan kepada yang bersangkutan,” ungkapnya.

Syafriadin mengakui, kalau pelaku perundungan yang berjumlah empat orang dilaporkan ke polisi usai peristiwa tersebut.

“Ya (dilaporkan) yang kita dengar itu dan kita belum bisa memastikan dan kami juga sempat diundang dari pihak sekolah untuk datang ke kantor desa untuk melakukan mediasi. Dan untuk kondisi korban juga menurut informasi kalau mengalami (luka) lecet-lecet,” ungkapnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved