Berita Viral
Gegara Tak Punya Tiket, Pedagang Keliling di TMII Dikeroyok 20 Orang Sekuriti hingga Babak Belur
Seorang pedagang keliling dikeroyok oleh 20 orang satpam di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Aksi keroyokan ini mebuat pedagang tersebut babak belur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/werthr.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pedagang keliling dikeroyok oleh 20 orang satpam di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Aksi keroyokan ini mebuat pedagang tersebut babak belur.
Pengroyokan seorang pedagang itu disinyalir karena pedagang tersebut masuk ke area TMII tanpa memiliki tiket.
Baca juga: Hanya Gegara Kuah Padang Habis, Gerombolan Pria Ngamuk hingga Keroyok Pegawai Rumah Makan
Awalnya hanya ditegur oleh satu orang satpam, namun gegara teguran tersebut tidak digubris alhasil cekcok pun terjadi.
Lalu, datanglah 20 orang satpam lainnya yang ikut mengeroyok pedagang tersebut.
20 sekuriti sekaligus mengeroyok satu orang pedagang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Nasib pilu dialami seorang pedagang diduga dikeroyok 20 petugas sekuriti di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Akibat kejadian itu, pedagang berinisial DM itu luka-luka.
Baca juga: Viral Gara-gara Buang Tisu Sembarangan, Petugas SPBU di Lubuklinggau Keroyok Pembeli
Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi pada Selasa (31/12/2024) siang sekitar pukul 14.30 WIB.
Adapun aksi penganiayaan itu terjadi diduga karena pedagang tersebut masuk tanpa tiket.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkap kronologi sementara.
Ia menjelaskan kejadian penganiayaan itu terjadi bermula saat DM hendak masuk ke kawasan TMII tanpa membeli tiket.
Petugas sekuriti kemudian menegur korban.
Sebaliknya, pedagang itu tak terima ditegur hingga terjadi keributan yang berujung penganiayaan.
Baca juga: 6 Oknum Anggota TNI AL di Keroyok Warga Sipil di Semarang, Korban Dipegang lalu Dibawah ke Pantai
"Pedagang tidak terima dan langsung mendorong petugas serta ada petugas yang mencekik dan memukul mata kiri pedagang itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (1/1/2025), seperti dikutip TribunJatim.com via TribunJabar.ID, Kamis (2/1/2024).