Berita Viral
Tergiur Jadi Pemasok Makan Gratis, Puluhan Pemilik Katering Ini Viral di Kediri Tertipu Rp 72 Juta
Puluhan pemilik katering di Kediri jadi korban penipuan. Pemilik katering ini tertipu Rp 72 juta karena tergiur menjadi pemasok makan gratis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dtykyj.jpg)
ada yg mengaku dri badan gizi nasional, relawan2 (3 simpul relawan yg berbeda), yg terakhir dri organisasi profesi (Iwapi) besok sdh mau survey dapur operasional malah.."
"Ngakak... Emang paling gampang itu korupsi wkwk. Tanpa modal, cuan tebal"
"haha rakyat masih kesal denga 300T tp vonisnya cuma 6thn"
Lantas seperti apa tanggapan Badan Gizi Nasional (BGN) atas kasus tersebut?
Baca juga: Tak Pakai Helm, Pengendara Motor Ini Viral Gegara Ditilang dan Didenda Polisi Rp 1,25 Juta
Disisi lain, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Kombes (Pol) Lalu Muhammad Iwan Mahardan mengatakan bahwa penipuan tersebut mencatut nama institusi Komando Disktrik Militer (Kodim) 0809/Kediri.
Pihaknya pun menyesalkan bahwa ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang telah mengatasnamakan program Makan Bergizi Gratis untuk menipu warga.
"Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Program makan bergizi merupakan inisiatif pemerintah yang dirancang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,
bukan untuk dimanfaatkan oleh oknum jahat," kata Lalu Iwan dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/12/2024).
"Kami imbau para korban segera melapor ke polisi agar kasus ini segera diusut," tambahnya.
Iwan menyebutkan, BGN akan mendukung penuh aparat kepolisian dalam menangani kasus tersebut.
Baca juga: Hamish Daud, Suami Raisa Viral di X, Diduga Lakukan Pelecehan pada Mantan Karyawan
Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus serupa pada masa mendatang.
"Program pemerintah selalu melalui prosedur resmi. Jika ada penawaran yang mencurigakan, silakan konfirmasi langsung ke instansi terkait.
Jangan pernah menyerahkan uang tanpa kejelasan," tutur Iwan.
BGN juga menggarisbawahi komitmen untuk segera meluncurkan program baru tahap uji coba makan bergizi gratis tersebut, guna membantu masyarakat dan mencegah penyalahgunaan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
"Kami percaya, program ini akan memberikan manfaat nyata jika dilaksanakan dengan benar dan tepat sasaran," kata Iwan.