Senin, 9 Maret 2026

Human Interest Story

Iptu Hayun Ilowa, Anak Petani Jadi Kapolsek Limboto Gorontalo

Meski dia merupakan anak seorang petani, namun semangatnya tak pernah pudar untuk menjadi seorang abdi negara. Itulah sosok Iptu Hayun Ilowa.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Iptu Hayun Ilowa, Anak Petani Jadi Kapolsek Limboto Gorontalo
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
Iptu Hayun Ilowa, anak dari seorang petani yang kini menjabat sebagai Kapolsek di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin (30/12/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Inilah sosok Iptu Hayun Ilowa, Kapolsek Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Pria kelahiran 22 Mei 1979 ini mengikuti pendaftaran polisi pada tahun 1998 dan lulus pada tahun 2000.

Meski dia merupakan anak seorang petani, namun semangatnya tak pernah pudar untuk menjadi seorang abdi negara.

"Orang tua saya memang seorang petani, namun itu tidak mematahkan semangat saya untuk melanjutkan cita-cita saya," ungkapnya saat ditemui TribunGorontalo.com, Senin (30/12/2024).

Hayun sendiri merupakan putra asli Gorontalo, dia memulai pendidikannya di Gorontalo Utara, Kabupaten yang terletak di bagian Utara dari Provinsi Gorontalo.

Pria beumur 45 tahun ini menamatkan pendidikannya di SD dan SMP yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara dan melanjutkan di SMAN 1 Limboto.

Namun dengan kecintaannnya kepada kampung halamannya, maka Hayun memutuskan pindah sekolah dan menamatkan pendidikannya di SMAN 1 Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara pada tahun 1998.

Hayun sendiri awalnya bercita-cita menjadi seorang tentara namun dirinya telat mendaftar maka pupuslah harapan dia.

Kemudian Hayun melihat ada pendaftaran polisi, ia pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu, lalu mendaftarlah sebagai seorang polisi.

Baca juga: Juwita Pantow Ditemukan Tewas di Wisata Tangga 2000 Kota Gorontalo, Unggahan Terakhir Disorot

Setelah lulus, penempatan pertamanya di Polresta Gorontalo Kota bagian reserse selama satu tahun.

Tak cukup di bagian reserse selama setahun, Hayun pun ditugaskan menjadi babinkamtibmas sekitar 9 bulan lalu 

Hayun juga pernah menduduki jabatan sebagai anggota Korps Brimob Polri Gorontalo tahun 2006 selama 13 tahun setelah tugasnya menjadi Babinkamtibmas selesai.

"Banyak kegiatan yang beda dengan polisi umum, saya beberapa kali operasi terakhir saya di Poso," ucapnya.

Hayun pun mengikuti serangkaian tes untuk menjadi seorang perwira.

Meskipun Hayun gagal di tes pertamanya, namun tidak menggugurkan semangatnya, ia kembali mencoba di percobaan kedua.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved