Profil Tokoh
Sosok Stephanus Feria GM Hotel Yulia Gorontalo, dari Waiters hingga Pernah Kerja di Kapal Pesiar
Bermula dari posisi waiters di hotel bintang lima hingga menjadi pemimpin sebuah hotel ternama, perjalanan hidupnya membuktikan bahwa kerja keras dan
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Stephanus Feria Paschal Mok, General Manager (GM) Hotel Yulia di Gorontalo, memiliki perjalanan karir yang inspiratif.
Bermula dari posisi waiters di hotel bintang lima hingga menjadi pemimpin sebuah hotel ternama, perjalanan hidupnya membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa seseorang mencapai puncak karir.
Saat ditemui Tribun pada Jumat (27/12/2024), Stephanus mengisahkan asal-usulnya yang sederhana.
Ia berasal dari sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (NHI) pada tahun 2005, ia langsung memulai perjalanan profesionalnya di industri perhotelan.
Karir Stephanus dimulai dari posisi waiters di sebuah hotel bintang lima di Jakarta. Selama satu tahun, ia mengasah kemampuannya di bidang pelayanan tamu.
Kesempatan besar datang ketika ia diterima bekerja di salah satu perusahaan kapal pesiar terbesar di Eropa.
“Waktu itu kami bertugas dari tahun 2006 sampai 2010. Sebelum mulai, kami menjalani pelatihan di Filipina,” ungkap Stephanus.
Selama lima tahun bekerja di kapal pesiar, ia berkesempatan menjelajahi berbagai benua dan mendapatkan pengalaman internasional yang berharga.
Pada tahun 2010, Stephanus memutuskan kembali ke Indonesia dengan membawa segudang pengalaman.
Ia mulai bekerja di beberapa perusahaan internasional dan lokal, termasuk Borobudur Hotel, Area Duta Group, dan Batik Hotel Management.
“Posisi manajer pertama saya dapatkan di Batik Hotel Management, mengelola salah satu hotel bintang tiga di Jakarta,” ujarnya.
Karirnya terus menanjak. Pada 2017, Stephanus bergabung dengan Melia International Makassar sebagai Food and Beverage Branch Manager.
Setahun kemudian, ia pindah ke salah satu brand internasional di Manado, di mana ia kembali dipercaya sebagai manajer.
Saat pandemi COVID-19 melanda, Stephanus menghadapi tantangan besar.
Selama tiga tahun di Manado, ia harus beradaptasi dengan berbagai perubahan dalam industri perhotelan akibat pandemi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GM-Yulia-Hotel-Gorontalo-Stephanus-Feria-Paschal-Mok-Jumat-27122024.jpg)