Sabtu, 28 Maret 2026

Nataru Gorontalo

Cerita Siswa Gorontalo Membantu Polisi Atur Lalu Lintas di Momen Akhir Tahun

Para siswa sekolah menengah (SMA) ini memperhatikan betul setiap kendaraan yang lalu lalang di depan gerbang Kampus I Universitas Negeri Gorontalo (UN

Tayang:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cerita Siswa Gorontalo Membantu Polisi Atur Lalu Lintas di Momen Akhir Tahun
FOTO: Faisal Husuna, TribunGorontalo.com
Chika saat memandu pengendara di simpang tiga depan Kampus UNG. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Menggunakan seragam putih, mereka berdiri tegak di tepi jalan meski saat itu matahari lagi terik-teriknya.

Para siswa sekolah menengah (SMA) ini memperhatikan betul setiap kendaraan yang lalu lalang di depan gerbang Kampus I Universitas Negeri Gorontalo (UNG). 

Berbekal sumpritan, siswa - siswa itu nampak sibuk memastikan jalan itu benar-benar bisa dilalui dengan lancar tanpa kemacetan.

Chika Rianto Ano, adalah salah satunya. Siswa dari SMA Negeri 2 Gorontalo, yang terpilih bersama beberapa temannya.

Berjaga di posko pengamanan Nataru 2024, membantu kepolisian dalam mengurai kemacetan.

Ia tengah berkonsentrasi keras memantau setiap kendaraan yang datang, mengayunkan kedua tangannya dengan gerakan mengatur lalu lintas.

Sembari memberi senyum manis, ia selalu sabar memandu pergerakan para pengendara, kapan harus berhenti, melanjutkan, memperlambat, dan mempercepat kendaraan mereka.

Meski kali pertama melakukan hal ini, Chika merasa senang dan bangga, membantu para pengendara tidak terjebak kemacetan, walau ia harus rela menanggung sengatan panas matahari.

"Seru juga ternyata, bisa merasakan langsung bagaimana tugas mengatur arus lalu lintas, agar pengendara tidak terlibat kemacetan," kata Chika.

Chika bersama teman-temannya yang tergabung dalam organisasi Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di posko itu, selalu bergantian.

Mereka masing-masing punya jadwal. Chika sendiri bertugas pada pukul 13.00 - 18.00 Wita, ditemani empat temannya.

"Saya mendapat jadwal berjaga pada pukul 13.00 - 18.00 Wita," ucapannya 

Saat ditemui di lokasi TribunGorontalo,com, Jumat (27/12/2024) sore tadi. 

Siswi berusia 15 tahun ini berbagi cerita, kesannya saat bertugas hari itu.

Chika mengungkapkan pengamanannya tadi berjalan lancar dengan baik.

Ia menuturkan, ketika kendaraan mulai padat, dan potensi kemacetan akan terjadi, lalu berhasil ia atasi.

Itu akan akan membuat ia merasakan sangat senang.

"Walau tadi terjadi sedikit kemacetan, namun tidak lama. Alhamdulillah bisa diatasi. Saya senang sekali bisa membantu," ucapanya tersenyum

Kata ia, tugas ini memberi pengalaman baru untuknya, melatih kesabaran dalam mengurai kemacetan.

"Kami sangat senang sekali, bisa membantu aparat kepolisian, ini adalah pengalamana seru. Di sini saya bisa lebih membantu banyak orang," ujarnya.

Chika tidak sendiri, ia ditemani empat orang lainnya, berjaga dijawal itu, termasuk Mohammad Arfarezky, siswa MAN 1 Kota Gorontalo.

Rezky mengungkapkan bahwa, sebelum melaksanakan tugas yang saat ini dilakukan, mereka telah diberi materi oleh pihak Satlantas Polresta Gorontalo Kota.

"Kami diberi materi untuk memahami bagaimana gerakan mengatur lalu lintas, selama empat hari tiga malam," ungkapnya 

Rezky juga merasa senang, dan bangga bisa dilibatkan dalam tugas ini.

"Saya merasa senang, dan bangga bisa terlihat dalam tugas ini, karena bisa membantu banyak orang," ucapannya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved