Berita Internasional
Putin Kirim Pesan Selamat Tahun Baru kepada Kim Jong-un, jadi Sinyal Kerja Sama Rusia-Korea Utara
Pesan Tahun Baru Putin kepada Kim Jong-un ini mencerminkan eratnya hubungan strategis antara kedua negara yang semakin diperkuat oleh perjanjian milit
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kim-Jong-Un-mengendarai-mobil-bersama-Vladimir-Putin.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim pesan Tahun Baru kepada pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.
Menurut laporan media pemerintah Pyongyang, Jumat (27/12/2024), pesan ini membawa harapan kedua negara akan terus memperkuat kerja sama pada tahun mendatang.
Dalam pesan yang dikirimkan pada 17 Desember tersebut, Putin menyatakan bahwa hubungan bilateral antara Rusia dan Korea Utara telah mencapai level baru.
Seperti dilaporkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), hubungan baik Putin dan Kim setelah pertemuan puncak keduanya pada Juni lalu di Pyongyang.
"Saya yakin bahwa kedua negara akan terus bekerja sama erat dalam proyek bersama untuk mengimplementasikan perjanjian bersejarah ini pada tahun 2025 dan menyelaraskan upaya menghadapi ancaman serta tantangan zaman ini,” seperti dikutip oleh KCNA.
Kim dan Putin sebelumnya telah menyepakati perjanjian kemitraan strategis komprehensif yang mencakup pemberian bantuan militer “tanpa penundaan” jika salah satu pihak diserang. Perjanjian tersebut mulai berlaku pada 4 Desember.
Sebagai bentuk penguatan hubungan dengan Rusia, Korea Utara secara terpisah mengungkapkan ucapan selamat Tahun Baru dari Putin dan menerbitkannya di Rodong Sinmun, surat kabar utama Korea Utara untuk pembaca domestik.
Korea Utara dan Rusia telah memperkuat kerja sama militer di bawah perjanjian kemitraan tersebut. Korea Utara dituduh mengirim sekitar 11.000 tentara ke Rusia untuk mendukung perang Moskow melawan Ukraina.
Badan intelijen Korea Selatan (NIS) mengatakan kepada anggota parlemen pekan lalu bahwa setidaknya 100 tentara Korea Utara yang dikirim ke Rusia tewas dalam pertempuran, sementara jumlah tentara Korea Utara yang terluka diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.
Pesan Tahun Baru Putin kepada Kim Jong-un ini mencerminkan eratnya hubungan strategis antara kedua negara yang semakin diperkuat oleh perjanjian militer mereka di tengah meningkatnya ketegangan global. (*)