Hari Natal Gorontalo
Suasana Ibadah Misa Natal di Gereja Imanuel Kota Gorontalo, Penuh Khidmat
Ibadah misa natal yang dikuti puluhan jemaat di Gereja Imanuel, Kecamatan Hulothalangi, Kota Gorontalo berlangsung penuh khidmat.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Misa-gereja-imanuel-kota-gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONGALO.COM, Gorontalo – Ibadah misa natal yang dikuti puluhan jemaat di Gereja Imanuel, Kecamatan Hulothalangi, Kota Gorontalo berlangsung penuh khidmat.
Pantauan Tribun Gorontalo pada Selasa malam (24/12/2024), pelaksanaan ibadah itu dimulai sekira pukul 19.00 hingga 21.30 WITA.
Ibadah Natal tahun ini mengusung tema 'Mari Kita Bersama Pergi Sekarang ke Betlehem'.
Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) Imanuel menggelar kebaktian sebanyak tiga kali dari tanggal 24, 25,26 Desember 2024.
Henok Singa, Jemaat GPIG Imanuel menyebutkan misa Natal menjadi momentum yang dirindukan.
"Jadi perayaan Natal tahun ini menjadi moment penting bagi kita bersama dan juga membawa penyelematan kita semua," ungkap Henok kepada TribunGorontalo.com, Selasa (24/12/2024) malam.
Menurutnya perayaan misa kali ini sebagai wadah untuk berbagai kasih antara sesama umat Kristiani di Kota Gorontalo.
"Ini juga sebagai wadah bagi kita khusunya yang merayakan untuk berbagai kasih antara sesama," ujarnya.
Terlebih perayaan misa ini diisi dengan doa-doa sebagai pengingat kelahiran Yesus.
Acara Natal semakin khusuk dengan diisi ceramah dari Pendeta Elen Waney yang dijadwalkan bertugas di gereja tersebut.
Selain itu, Pendeta Elen menerangkan bahwa sesuai tema misa natal memiliki makna untuk menunjukan perayaan ini benar-benar sebagai bentuk ketaatan untuk berjalan menuju Tuhan.
"Ibadah Misa ini untuk menunjukan kepada masyarakat khususnya jemaat GPIG Imanuel bahwa kita benar-benar berjalan menuju Tuhan," tutur Elen.
Baca juga: Khidmat Natal 2024 di Boalemo Gorontalo, Mulai Selasa Malam Ini Ibadah
Sementara, sejumlah Pemuda Imanuel Kota Gorontalo menambahkan makna natal bagi mereka bukan sebagai tradisi namun esensi kelahiran juru selamat ke dunia.
"Ini bukan hanya sekadar tradisi tapi esensi kelahiran juru selamat bagi umat manusia di dunia," paparnya.
Olivia Regina yang termasuk dalam kelompok itu juga memberikan pesan dengan perayaan Natal tahun ini bisa mendorong jemaat untuk semakin rajin melakukan pelayanan.