Berita Nasional
Mahasiswa Ngamuk, KPK Tak Juga Tangkap Harun Masiku Padahal Jadi Buron 5 Tahun
Dengan aksi yang terus berlanjut, publik menanti langkah tegas KPK dalam menuntaskan kasus ini dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institus
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Puluhan-orang-yang-tergabung-dalam-Dewan-Pimpinan-Pusat-Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-DPP-IMM.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Jumat (13/12/2024).
Aksi tersebut digelar untuk mendesak KPK segera menangkap Harun Masiku, buronan kasus dugaan suap sejak tahun 2019.
Dalam aksi yang berlangsung panas tersebut, massa mengenakan almamater merah sambil membawa bendera organisasi dan sebuah mobil komando.
Ketua Umum DPP IMM, Riyan Betra Delza, menyampaikan kritik tajam terhadap KPK yang dianggap lamban menangani kasus ini.
“Sudah hampir lima tahun Harun Masiku menghilang, tapi KPK masih belum berhasil menemukannya. Ini saatnya KPK berhenti beralasan dan mulai bertindak untuk menyelesaikan kasus ini,” tegas Riyan dari atas mobil komando.
Riyan menyoroti dampak serius dari belum tertangkapnya Harun Masiku terhadap kepercayaan publik dan stabilitas politik nasional.
“Kalau masalah ini tidak segera diselesaikan, saya khawatir akan memengaruhi situasi politik secara keseluruhan. Penting bagi KPK untuk membuktikan bahwa hukum itu berlaku sama bagi semua orang,” tambahnya.
Aksi demonstrasi sempat memanas ketika sejumlah mahasiswa mencoba merangsek masuk ke dalam Gedung Merah Putih untuk bertemu dengan pimpinan KPK.
Situasi memuncak ketika terjadi dorong-mendorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.
Bahkan, seorang mahasiswa sempat menerobos pagar pengamanan, namun berhasil ditahan dan dikembalikan ke barisan massa oleh petugas keamanan.
Pada pukul 17.45 WIB, massa akhirnya membubarkan diri setelah gagal bertemu dengan pimpinan KPK. Mereka berjanji akan kembali menggelar aksi serupa pada pekan depan.
KPK Didesak Serius Tangani Buronan Harun Masiku
Harun Masiku merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap kepada pejabat Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 2019. Sejak penetapan sebagai tersangka, Harun menghilang dan menjadi buronan hingga saat ini.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada 5 Desember 2024 bahkan telah menandatangani pembaruan profil dan ciri fisik Harun Masiku dalam surat Daftar Pencarian Orang (DPO) terbaru dengan nomor RI/5739/DIK.01.02/01-23/12/2024.
Riyan Betra Delza menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar menangkap buronan, tetapi juga menyangkut komitmen KPK terhadap pemberantasan korupsi.
“Harun Masiku yang belum terlacak hampir lima tahun ini menunjukkan lemahnya upaya penegakan hukum. KPK harus segera bertindak tegas untuk membuktikan bahwa hukum tidak pandang bulu,” pungkasnya.
Dengan aksi yang terus berlanjut, publik menanti langkah tegas KPK dalam menuntaskan kasus ini dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. (*)