Senin, 16 Maret 2026

Berita Gorontalo

Pasutri Ini Ditahan Polisi Gara-gara Bawa Sajam ke Wilayah Tambang Gorontalo

Keduanya kedapatan membawa dua bilah senjata tajam jenis badik saat berada di wilayah Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, pada Kamis (13/12/2024) ma

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pasutri Ini Ditahan Polisi Gara-gara Bawa Sajam ke Wilayah Tambang Gorontalo
TribunGorontalo.com
Pihak Kepolisian Daerah Gorontalo saat menemukan dua bilah pisau di tas pasutri di Kabupaten Bone Bolango. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Kota Gorontalo – Pasangan suami istri (pasutri) berinisial AL dan DAH diamankan oleh tim gabungan Polda Gorontalo dalam pelaksanaan Operasi Pekat Otanaha II tahun 2024.

Keduanya kedapatan membawa dua bilah senjata tajam jenis badik saat berada di wilayah Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, pada Kamis (13/12/2024) malam.

Barang bukti tersebut kini telah disita dan diamankan di ruang Dit Reskrimum Polda Gorontalo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan dari pemilik badik, senjata tersebut biasa mereka bawa saat berada di area tambang emas untuk menjaga diri, mengingat lokasi tersebut dianggap rawan konflik.

Operasi Pekat Otanaha II merupakan upaya Polda Gorontalo dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru 2025.

Operasi ini menyasar pelaku kriminalitas dan berbagai penyakit sosial, termasuk peredaran minuman keras, narkoba, premanisme, prostitusi, perjudian, dan kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

“Penindakan terhadap pelaku yang membawa senjata tajam adalah langkah konkret kami untuk mencegah potensi kejahatan yang dapat mengganggu kamtibmas, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” jelas KA UKL II Operasi Pekat Otanaha II Polda Gorontalo, Kompol Rustian Efendi, Jumat (13/12/2024).

Kompol Rustian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membawa atau menggunakan senjata tajam tanpa izin, karena selain melanggar hukum, tindakan ini dapat memicu risiko keamanan.

Operasi Pekat Otanaha II akan terus dilaksanakan hingga akhir tahun untuk memastikan suasana aman dan damai di Provinsi Gorontalo.

Rustian mengajak masyarakat untuk aktif mendukung upaya ini dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved