Tribun UMKM
Cerita Leni Haras, Dirikan Dahlia'Go Sejak Masih SMP Gorontalo
Usaha yang diberi nama Dahlia'Go itu rupanya telah dirintis tahun 1987, sejak ia masih mengenyam pendidikan di bangku SMP.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Leni Haras adalah salah satu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Gorontalo.
Usaha yang diberi nama Dahlia'Go itu rupanya telah dirintis tahun 1987, sejak ia masih mengenyam pendidikan di bangku SMP.
"Saya menjual kue Karawo saat masih SMP tahun 1987, dan produk keripik pisang keju baru ada di tahun 2012," bebernya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (13/12/2024).
Lokasi usahanya berada di Jalan Matolodula, Kelurahan Padebuolo, Kecamatan, Kota Timur, Kota Gorontalo.
Khusus pisang keju, saat ini penjualan sudah memenuhi toko-toko besar di Kota Gorontalo.
Tak hanya itu, Leni juga menyebut produk pisang keju sudah menjadi cemilan wajib di Hotel Aston Gorontalo.
"Bagi siapa yang nginap di Hotel Aston, pasti cemilannya keripik pisang keju," tukasnya.
Bahkan katanya, saat awal mula Gerai Indomart masuk ke Gorontalo, produknya menjadi salah satu yang dijual.
Tak sampai disitu saja, ia rutin mengirim ke delapan fresh mart Manado, Sulawesi Utara.
Ia menjual keripik pisang keju dengan beragam jenis ukuran mulai dari 75 - 500 gram, dan harganya mulai dari Rp 15 - 70 ribu
Sementara untuk kue Karawo, Leni menjual berbagai macam varian rasa mulai dari rasa keju, coklat tulip, original dan neskafe.
Ada dua jenis ukuran yang ia jual pertama 200 gram dengan harga Rp 50 ribu 400 gram dijual dengan harga Rp 100 ribu.
Ditengah menjamurnya para kompetitor yang menjual produknya, Leni mengaku terbuka dan senang dengan persaingan tersebut.
Ia menilai, tumbuhnya UMKM lokal lainnya, menjadi tanda bahwa potensi UMKM di Gorontalo mulai meningkat.
"Saya meyakini rezeki sudah diatur, dan yang paling utama adalah kita harus menjaga kualitas produknya," pungkasnya. (*/Jian)
| Moh Fazlan Musa Jualan Es Kopi di Kampus UNG Gorontalo, Omzet Rp1 Juta Sehari |
|
|---|
| Sosok Umar Airmas, Penjahit di Pasar Satya Pradja Kota Gorontalo, Irit Makan karena Minim Pemasukan |
|
|---|
| Herlina Lihawa Kades Hulawa Gorontalo Rintis Bisnis Fesyen, Berawal dari Modal 1 Juta |
|
|---|
| Lulusan Teknik Gagas Usaha Gerobak Kopi, Edwin Wesley Sasue Raup Omzet Rp 30 Juta per Bulan |
|
|---|
| Fatmit Abdullah Mahasiswa S2 Jualan Pentol Kuah di Kota Gorontalo, Sehari Raup Omzet Rp 1 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Leni-Haras-pelaku-usaha-mikro-kecil-menengah-UKM-7rrrr.jpg)