Kamis, 5 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

15 Pengembangan Kewilayahan Bapppeda Provinsi Gorontalo di Gorut

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo memproyeksikan 15 pengembangan kewilayaha

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto 15 Pengembangan Kewilayahan Bapppeda Provinsi Gorontalo di Gorut
TRIBUNGORONTALO
Pelabuhan Anggrek di Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo memproyeksikan 15 pengembangan kewilayahan di Kabupaten Gorontalo Utara

Hal itu tertuang dalam rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Gorontalo 2025-2045, yang ditelisik oleh TribunGoorntalo.com, Rabu (11/12/2024).

Pengembangan kewilayahan dimaksudkan dalam mencapai Visi Gorontalo Provinsi Madani yang Maju dan Berkelanjutan dan berkontribusi pada pencapaian Visi Negara Menuju Indonesia Emas 2045. 

Pengembangan wilayah didasarkan pada karakteristik wilayah kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo. 

Beberapa Isu dan potensi wilayah kabupaten dan kota di provinsi Gorontalo yaitu, belum optimalnya konektivitas, tingkat kemiskinan dimana hanya Kota Gorontalo yang tingkat Kemiskinan dibawah rata-rata provinsi. 

Selain itu, pengembangan kewilayaan juga memetakan persebaran penduduk tidak merata. 

Data empiris menunjukkan bahwa kepadatan penduduk di Gorontalo terpusat di Kota Gorontalo. 

Dengan luas wilayah sebesar 79,59 kilometer persegi kepadatan penduduk mencapai 2.510 jiwa per kilometer persegi. 

Tingkat kesejahteraan dan pendidikan dimana data BPS tentang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memperlihatkan hanya Kota Gorontalo yang angkanya berada di bawah rata-rata 

Adanya ketimpangan ini, Bappeda Provinsi Gorontalo memproyeksikan 15 pengembangan kewilayaan di Kabupaten Gorontalo Utara.

Kabupaten Gorontalo Utara akan berfokus pada pembangunan sarana prasarana dalam mendukung peran dan fungsi Kabupaten Gorontalo Utara sebagai sentra pertanian, perikanan, dan perdagangan internasional dalam mendorong ekonomi maritim, yaitu:

1. Pengembangan Kawasan Strategis Provinsi Pariwisata Minanga, KSP Terintegrasi Pelabuhan Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara dan Laut

2. Fasilitasi Pengembangan PKSN Kwandang dan Anggrek, PKW Kwandang, PKL Atinggola, dan Tolinggula

3. Pembangunan dan Peningkatan Jalan Provinsi, seperti Labano – Tolongio, Tolinggula Ulu – Cempaka Putih

4. Pengembangan Pelabuhan Pengumpul dan Pengumpan, Pelabuhan Terminal Khusus, Pelabuhan Perikanan

5. Fasilitasi Pengembangan Jaringan Tol, Jalur Kereta Api dan Stasiun Kereta Api

6. Fasilitasi Pengembangan Sistem Jaringan Energi Sumber Energi Baru Terbarukan

7. Fasilitasi dan Pengembangan Sistem Jaringan Sumber Daya Air seperti Daerah Irigasi Tolinggula

8. Pengembangan Sistem Jaringan Prasarana Lainnya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Sistem Pengelolaan Air Limbah (SPAL), Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3

9. Fasilitasi Penyediaan Air Baku

10. Fasilitasi perlindungan kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahannya, kawasan konservasi, serta kawasan hutan produksi

11. Pengembangan Kawasan Pencadangan Konservasi di Laut, Kawasan Perikanan, Kawasan Pertanian, Kawasan Permukiman, Kawasan Pariwisata, Kawasan Transportasi, Kawasan Pertahanan dan Keamanan, Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B)

12. Peningkatan Layanan Pendidikan dan Kesehatan termasuk penuntasan Stunting

13. Penguatan Perlindungan Sosial untuk pengurangan kemiskinan

14. Optimalisasi pengelolaan Persampahan dan Sanitasi

15. Peningkatan kinerja birokrasi berbasis kompetensi dan pemanfaatan teknologi informasi / digital dalam penyelenggaraan Pemerintahan.(*) ADV Bappeda

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved