Pelajar Gorontalo Baku Pukul
Kadis Pendidikan Kota Gorontalo Minta Siswa Terlibat Perkelahian Dikeluarkan Sekolah, Ini Alasannya
Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Lukman Kasim, menyarankan pihak sekolah mengeluarkan siswa terlibat perkelahian.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Kota-Gorontalo-Lukman-Kasim.jpg)
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah mengundang orang tua dari siswa yang terlibat perkelahian.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak sudah berdamai.
"Informasi ini juga dikonfirmasi oleh wali kelas dan guru BK yang menyatakan tidak ada laporan dari siswa terkait insiden itu," katanya.
Meski telah ada perdamaian, pihak sekolah tetap menegakkan aturan yang telah disepakati bersama orang tua siswa.
"Kami memiliki tata tertib yang mencakup sanksi ringan, sedang, hingga berat. Untuk pelaku yang melakukan pelanggaran berat, sanksi akan diterapkan sesuai aturan yang berlaku di sekolah," tegasnya.
Terkait penyebaran video perkelahian, Rosnawati menyoroti penggunaan handphone di kalangan siswa.
"HP menjadi kebutuhan saat ujian untuk mengakses soal tetapi kami melihat penggunaannya sering tidak sesuai peruntukan. Kami berharap orang tua dapat lebih terlibat dalam mendukung kedisiplinan siswa di sekolah," imbuhnya.
Rosnawati juga menekankan pentingnya kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk mencegah kejadian serupa.
"Kami berharap kesepakatan disiplin yang telah ditetapkan dapat menjadi pedoman bersama. Ini demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif," tutup Rosnawati.
Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Lainnya, Yuk Ikuti Halaman Facebook Tribun Gorontalo