Minggu, 15 Maret 2026

Berita Viral

Gegara BBM, Anak Bersama Ibunya Disekap Tak Manusiawi di Kandang Anjing di Bangka Belitung

Hanya karena Bahan Bakar Minyak (BBM), anak dan ibu di Bangka Belitung disekap. Mereka disekap oleh pelaku yang merupakan pimpinan di perusahaan suami

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gegara BBM, Anak Bersama Ibunya Disekap Tak Manusiawi di Kandang Anjing di Bangka Belitung
Istimewa
Seorang ibu dan bayinya disekap di dalam kandang anjing di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Hanya karena Bahan Bakar Minyak (BBM), anak dan ibu di Bangka Belitung disekap.

Mereka disekap oleh pelaku yang merupakan pimpinan di perusahaan suami tempatnya bekerja.

Anak dan ibu ini disekap secara tak manusiawi.

Ditambah lagi disekap di kandang anjing.

Seorang ibu inisial N dan bayinya yang masih berusia satu tahun menjadi korban penyekapan secara tak manusiawi.

Keduanya disekap di sebuah kandang anjing yang berada di kawasan Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga: Baru 4 Hari Kerja, SPG Rokok Elektik Ini Viral Gegara Dilecehkan Anggota DPRD Kabupaten Cirebon

Kapolda Bangka Belitung Irjen Hendro Pandowo menuturkan penyekapan itu dilakukan oleh tersangka manajer perusahaan kelapa sawit berinisial GM.

Motif tersangka melakukan penyekapan akibat mencurigai suami dari korban yang bekerja di perusahaannya telah mencuri bahan bakar minyak (BBM).

"Perusahaan curiga suami ibu itu melakukan pencurian BBM," ujar Hendro kepada wartawan, Sabtu (7/12/2024).

Namun demikian, suami dari korban belum terbukti benar melakukan tindakan pencurian seperti yang dituduhkan tersangka. 

GM kekinian telah ditahan oleh polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

"Belum laporan pencurian belum ada," imbuhnya.

Kedua korban saat ini dalam kondisi sehat usai disekap oleh tersangka.

Pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru dalam kasus ini.

Hendro meminta kepada jajarannya untuk mengusut tuntas kasus itu dengan mengedepankan rasa keadilan.

Baca juga: Warga Temukan Mayat Wanita di Rumah di Jember, Kapak, Selimut dan Pakaian Korban Diamankan

Diketahui, seorang ibu inisial N dan bayinya yang baru berusia saru tahun disekap di kandang anjing.

Peristiwa itu diketahui terhadi di Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Informasi yang didapat bahwa penyekapan tersebut dilakukan oleh manajer perusahaan lantaran suami dari sang ibu bermasalah dengan perusahaan.

Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo, menuturkan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dengan melakukan olah TKP hingga melakukan gelar perkara.

Dari hasil penyelidikan pelaku berinisial JM telah ditetapkan sebagai tersangka.

Irjen Hendro menyebut kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan.

"Sudah dinaikkan dari lidik menjadi sidik dan tadi gelar perkara sudah ditetapkan sebagai tersangka atas nama JM,” katanya kepada wartawan, Sabtu (7/12/2024).

Terhadap tersangka JM saat ini sudah dilakukan penahanan.

Hendro memastika proses penyidikan diusut sampai dengan tuntas.

Baca juga: Daftar Harga HP Rp 2 Jutaan di Desember 2024: Ada Samsung Galaxy A16 hingga Xiaomi Redmi Note 13 5G

Ibu dan anak yang disekap kini berada dalam kondisi sehat.

Kepolda Bangka Belitung memberi tali asih dan santunan untuk keluarga korban.

"Ini tim kesehatan masih ada dan didampingi oleh pengacara beliau dan dinyatakan sehat," ucap dia.

Hendro tidak menampik bahwa dalam kasus ini akan bertambah tersangka baru.

Dia meminta kepada jajarannya agar mengusut tuntas kasus itu dengan mengedepankan rasa keadilan.

"Yang pertama adalah empati, saya selalu menyampaikan kepada anggota, empati bagaimana merasakan ketika menjadi korban kejahatan," tukasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Motif Pelaku Sekap Ibu dan Bayinya Secara Tak Manusiawi di Bangka Terungkap, Gara-gara BBM

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved