Penikaman di Warung Makan Gorontalo
Sosok Harlan Asuha Korban Penikaman di RM JDS Gorontalo, Merantau Sejak Usai 13 Tahun
Selain itu, pria berusia 18 tahun ini juga dikenal mandiri karena sejak usia 13 tahun sudah merantau ke negeri orang untuk bekerja.
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Keluarga-Harlan-Asuha-di-RS-Aloei-Saboe-Jumat-06122024.jpg)
Insiden ini terjadi saat Harlan (korban) tengah bekerja pada pukul 18.40 Wita, Kamis (5/12/2024).
Suhardi menyebut pelaku dan korban sempat terlibat perselisihan satu hari sebelum kejadian.
Kala itu, Agil cekcok dengan karyawan Mbak Ayux's bernama Pipin di Jalan Palma, Kota Gorontalo, Rabu (4/12/2024).
Harlan disebut berusaha melerai pertengkaran tersebut.
Keesokan harinya, Kamis (5/5/2024), Agil kembali mendatangi Rumah Makan Mbak Ayux's di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Gorontalo.
Ia lantas menemui Harlan yang kala itu sedang melayani pembeli.
Agil tiba-tiba mengeluarkan pisau sangkur dan menusuk Harlan.
Warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Payungan Pantai, Kabupaten Boalemo, itu pun jatuh tersungkur.
Saat Harlan bersimbah darah, Agil langsung meninggalkan lokasi.
Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo.
Ia sempat dirawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Suhardi menyebut Harlan mengalami luka di bagian dada kiri dan perut bawah.
Total Harlan mengalami sembilan luka tusukan.
"Sembilan tusukan, paling parah di bagian perut bawah sebelah kanan," ungkap Suhardi saat ditemui TribunGorontalo.com, Kamis (5/12/2024) malam.
Pasca kejadian, Suhardi langsung mengabari orang tua Harlan di kampungnya.(*)