Gempa Bumi
Gempa Bumi Guncang Jawa Barat pada Sabtu Pagi 07 Desember 2024
Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa terletak di koordinat 7.22 LS dan 106.13 BT, deng
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-7-Des-2024-085445.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 3,7 terjadi pada Minggu, 7 Desember 2024, pukul 08:54:45 WIB.
Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa terletak di koordinat 7.22 LS dan 106.13 BT, dengan kedalaman 26 kilometer.
Pusat gempa ini berada di darat, tepatnya di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
BMKG melaporkan bahwa gempa dengan kedalaman menengah seperti ini (26 km) biasanya disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di daerah tersebut.
Magnitudo 3,7 tergolong lemah dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan, meski getarannya dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa.
Gempa dangkal hingga menengah dengan magnitudo di bawah 4,0 biasanya hanya menyebabkan getaran ringan.
Gempa ini dirasakan di beberapa kecamatan di Sukabumi, namun belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa.
BMKG mengklarifikasi bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, karena pusatnya berada di darat dan energinya tidak cukup kuat untuk memicu pergeseran massa air laut secara signifikan.
Meski dampak gempa ini tergolong kecil, penting bagi masyarakat untuk selalu siap menghadapi potensi gempa yang lebih besar di masa mendatang.
Berikut beberapa langkah mitigasi yang dapat dilakukan:
- Edukasi dan Simulasi Gempa: Pemerintah daerah bekerja sama dengan BMKG perlu mengedukasi masyarakat tentang langkah-langkah evakuasi dan tindakan yang aman saat terjadi gempa.
- Memperkuat Bangunan: Pastikan bangunan memenuhi standar tahan gempa, terutama di wilayah rawan seperti Sukabumi.
- Pemantauan Sesar Aktif: BMKG terus memantau aktivitas seismik di sepanjang sesar aktif untuk memberikan peringatan dini.
- Kesiapsiagaan Keluarga: Setiap rumah tangga disarankan memiliki tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar seperti makanan, air, obat-obatan, dan senter.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Jika terjadi gempa susulan, segera cari perlindungan di bawah meja yang kuat atau keluar menuju area terbuka jauh dari bangunan.
Dengan upaya mitigasi yang terus digalakkan, diharapkan masyarakat di wilayah rawan gempa dapat lebih tanggap dan siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (*)
| Terkini! Gempa Bumi Terjadi Sabtu Sore Ini 18 April 2026, BMKG Bocorkan Titiknya |
|
|---|
| Gempa Bumi Magnitudo 5.9, Terasa di Gorontalo Pagi Ini Sabtu 18 April 2026 |
|
|---|
| Gempa M2,6 Terjadi di Barat Daya Jembrana Bali, Getaran Dangkal Minim Dampak |
|
|---|
| Terkini! Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Kamis Sore Ini 16 April 2026, Titik Terjadi di Laut |
|
|---|
| Gempa M3,0 Guncang Barat Daya Kaur Bengkulu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami |
|
|---|