Polri Bawah TNI
Respons TNI Soal Wancana Polisi Kembali di Bawah TNI, Ikuti Keputusan
TNI menghormati setiap wacana atau diskusi yang berkembang terkait perubahan struktur lembaga negara, termasuk Polri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Panglima-TNI-Jenderal-TNI-Agus-Subiyanto-dan-Kapolri-Jenderal-Listyo-Sigit-Prabowo-89999.jpg)
Sasaran TNI adalah ancaman nyata dari musuh luar negeri. Sedangkan Polri, lanjutnya, dilatih, dididik, didanai, dan dipersenjatai sebagai alat negara di bidang keamanan.
Sasaran Polri adalah tantangan dalam negeri seperti pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Menurut Usman, cita-cita Reformasi mendasari pemisahan Polri dari TNI/ABRI.
Sehingga integrasi kedua institusi tersebut akan membuat keduanya sama-sama tidak profesional. Bahkan menurutnya sekarang saja masih ada banyak kasus penyimpangan dari tugaspokok dan fungsi berbeda tersebut.
"Wacana itu jelas semakin memundurkan Reformasi jauh ke belakang," kata Usman.
Usman juga pernah menyampaikan catatannya terkait 26 tahun Reformasi pada Mei 2024 lalu. Ia memandang saat itu Reformasi telah berjalan putar balik setelah 26 tahun.
Usman mengatakan pada Selasa (21/5/2024) lalu, seharusnya menandai 26 tahun lahirnya era Reformasi yang menjadi sebuah tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Namun kebebasan sipil yang diperjuangkan para mahasiswa dan masyarakat 26 tahun lalu justru kian terancam.
"Hal-hal yang diperjuangkan reformasi, seperti penegakan supremasi hukum, kebebasan berpendapat, kemerdekaan pers, dan penghormatan HAM, termasuk pengusutan kasus-kasus pelanggaran berat, kini terasa kian jauh dari jangkauan," kata Usman.
"Reformasi putar balik. Alih-alih menjamin hak untuk mengkritik, dan mengontrol kebijakan, negara malah menyempitkan ruang sipil, mengabaikan cita-cita Reformasi," sambung dia.
Polri belakangan dituding sebagai "Parcok" atau Partai Coklat.
Istilah ini disebut pertama kali oleh Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto yang menyinggung soal pergerakan “partai coklat” perlu diantisipasi.
Hasto menyampaikan ini ketika menegaskan seluruh jajaran PDI-P memantau pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024, Rabu (27/11/2024).
“Di Jawa Timur relatif kondusif, tetapi tetap kami mewaspadai pergerakan partai coklat ya, sama dengan di Sumatera Utara juga,” ujar Hasto di kediaman Megawati Soekarnoputri, Rabu (27/11/2024).
Istilah itu kemudian menyudutkan Polri karena disebut-sebut melakukan pengerahan aparat pada pemilihan umum, baik Pilpres, Pileg maupun Pilkada.
Dibantah Gerindra
Komisi III DPR melihat isu parcok dalam Pilkada 2024 adalah kabar bohong atau hoaks. Ini seperti disampaikan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.
Adapun Komisi III merupakan mitra kerja Polri di DPR.
| Jadwal Buka Puasa untuk Kota Gorontalo hingga Popayato Barat Hari Ini Senin 2 Maret 2026 |
|
|---|
| Pemkab Gorontalo Siapkan Rp54 Miliar untuk THR dan Gaji ke-14 ASN |
|
|---|
| BPNT Maret 2026 Sudah Cair? Simak Jadwal dan Cara Cek Bantuan Rp600 Ribu |
|
|---|
| Tersangka Pencurian Emas di Tambang Pohuwato Gorontalo Resmi Ditahan, Ternyata Warga Limboto |
|
|---|
| Tumbilotohe Ipilo Kota Gorontalo Siapkan Konsep Baru, Panitia Masih Rahasiakan Desainnya |
|
|---|