Selasa, 17 Maret 2026

Berita Viral

Beralasan Orang Tua Meninggal, Ibu-ibu di Banten Viral, Ngamuk Minta Kereta Api Berangkat Lebih Awal

Viral! Seorang ibu-ibu ini ngamuk di Stasiun Kereta Api. Dirinya ngotot kereta api tersebut agar cepat diberangkatkan lebih awal

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Beralasan Orang Tua Meninggal, Ibu-ibu di Banten Viral, Ngamuk Minta Kereta Api Berangkat Lebih Awal
Istimewa
Ibu-ibu di Banten yang minta kereta api lebih cepat diberangkatkan 

"Saya ditemukan di gerbong nomor 5. Sadar saya, ditarik temen saya, begitu ditarik, temen saya nangis sambil menutup koran. Kaki saya masih utuh, masih utuh semua, cuma yang sebelah kiri celananya udah belibet di dagingnya, sudah ditutupin saya bangun," cerita Army.

Army pun dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Selama dirawat, dokter melarang Army tertidur karena takut nyawa tak tertolong.

"Begitu di rumah sakit, dari awal kecelakaan nggak pingsan, di rumah sakit tak boleh tertidur saya. Jadi dibangunin terus,"

Sampai akhirnya Army mengalami koma dan mengalami peristiwa mati suri.

"Katanya sempet mati suri ya?" tanya Denny Sumargo.

"Iya, saya bilangnya pindah alam aja, jangan mati suri,"

Baca juga: Gegara Tak Hapal Ayat Alkitab, Guru Honorer di Sumut Hukum Siswanya Jump Squat 100 Kali hingga Tewas

Peristiwa itu terjadi saat amputasi kedua, Army mengalami koma dan pindah alam.

Setelah ngobrol dengan suster, Army mengalami sesak nafas karena ada cairan di paru-paru.

"Tiba-tiba tettttt, suster langsung neghubungi keluarga, saya cuma dikasih waktu 2 jam. Minta doanya," 

Saat itulah, Army mengalami matu suri.

Ia menceritakan saat peristiwa pindah alam, Army terpisah dari badannya yang terbaring di atas tempat tidur di rumah sakit.

Army sempat meyakinkan dirinya jika itu adalah mimpi.

"Saya masih mencerna, wah ini halusinasim itu dokter udah ambil pacu. badan saya dipompa. Posisi saya berdiri, saya pegang badan saya, hitungan melebur bayangan udah hilang tiba-tiba udah nggak ada di situ," 

Army mengingat dirinya ada di sebuah lorong besar yang tak berujung.

"Kita kayak di sebuah lorong, tempat lorong gede. Saya jalan ke kanan nggak ada ujungnya, jalan ke kiri nggak ada ujungnya. 

Saya jalan itu, suara-suara itu temen-temen family yang sudah meninggal itu keluar bang. Suara aja.

Bingung saya sembari jalan. Lurus, jarak pandangan saya tiga meter. Gelap, ada bintang. Saya masih belum sadar di situ, saya lagi dimana. Halusinasi,"

Di posisi itu, Army mengingat seluruh kenangan dari kecil hingga waktu terjadi kecelakaan.

"Saya masih bertanya, ini masih mimpi lah, saya jalan terus-menerus rasanya kayak berhari-hari,"

Di tengah jalan itu, Army menemukan sebuah pohon dan dirinya mulai sadar jika ia sudah berpindah alam.

"Di tengah perjalanan, ada pohon, ada buahnya, kuning keemasan kayak apel. Saya duduk di situ, saya flashback, ini kayaknya saya udah nggak di dunia nih.

Saya flashback lagi, mengingat memori, ini sebenarnya terjadi apa sih, saya mengalami apa. Karena saya nggak tau ini saya habis kecelakaan. Waktu itu. Begitu saya pindah kesitu saya normal," 

"Begitu muncul lagi, banyak minta tolong, ya Allah ampuni saya. Ada suara nggak ada wujud. Wah ini beda alam. Saya cuma bilang Ya Allah kasih saya kesempatan sekali lagi," 

Army kembali berjalan ke depan sambil berdoa dan melihat cahaya terang.

Hingga akhirnya ia kembali ke badannya yang terbaring di kasur rumah sakit.

"Begitu saya keluar, berbarengan saya lagi dipacu. Iya saya langsung bangun. Itu kata susternya pacuan terakhir saya. Sudah dimasukin selang," 

Kini Army menjalani hari-harinya dengan dua kaki palsu.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul VIRAL Ibu-ibu Ngamuk ke Petugas KAI, Ngotot Minta Kereta Berangkat Lebih Awal Alasan Ortu Meninggal

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved