Universitas Negari Gorontalo
2 Dosen Universitas Negeri Gorontalo yang Raih Gelar Guru Besar, Rektor Ucapkan Selamat
Kedua dosen tersebut adalah Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang juga menjabat sebagai De
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2-dosen-UNG-yang-kini-bergelar-profesor.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencetak prestasi akademik dengan bertambahnya dua dosen yang resmi meraih gelar guru besar.
Kedua dosen tersebut adalah Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang juga menjabat sebagai Dekan, dan Prof. Dr. Abdul Hamid Isa, M.Pd., dari Fakultas Ilmu Pendidikan.
Gelar tersebut diberikan berdasarkan sertifikat uji kompetensi jabatan akademik dosen yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdikbudristek.
Prof. Fitryane Lihawa kini menjadi guru besar di bidang pengelolaan daerah aliran sungai dan lahan. Sementara itu, Prof. Abdul Hamid Isa meraih gelar tersebut di bidang pengembangan model pembelajaran pendidikan masyarakat.
Rektor UNG, Eduart Wolok, memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan menyebutnya sebagai bukti kemajuan akademik yang signifikan bagi universitas.
“Ini adalah sebuah capaian penting bagi UNG yang membuktikan bahwa kita memiliki sumber daya manusia unggul, yang tidak hanya berkontribusi pada pendidikan tinggi, tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Rektor.
Ia menambahkan, pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di UNG sekaligus mendorong peran kampus sebagai pusat keunggulan di kawasan timur Indonesia.
Dengan bertambahnya jumlah guru besar, UNG semakin memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, terutama dalam pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Semoga kontribusi dari para guru besar ini dapat semakin mengukuhkan peran UNG dalam pengembangan kawasan Teluk Tomini dan Indonesia Timur,” tutup Rektor.