Berita Viral

Ricuh Di Pilkada Puncak Jaya Papua, 94 Orang Luka, 40 Rumah Dibakar, Berikut Fakta-faktanya!

Cek fakta-fakta Kericuhan terjadi di Puncak Jaya Papua saat hari pencoblosan. Apalagi dalam kejadian itu, Aksi saling baku panah hingga rumah milik w

Tribun-Papua.com/Istimewa
RICUH PILKADA - Seorang korban perang antar pendukung dua calon bupati di Puncak Jaya, Papua Tengah, dievakuasi dari lokasi bentrok. Tampak busur panah tertancap di bagian kaki kiri korban. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kericuhan terjadi di Puncak Jaya Papua saat hari pencoblosan.

Aksi saling baku panah hingga rumah milik warga dibakar pun terjadi.

Aksi saling baku panah dilakukan di depan kantor KPU Puncak Jaya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, mengungkapkan kelompok tersebut, antara kubu 01 kontra kubu 02.

"Iya kejadian itu benar. Aksi saling serang antar kedua kubu massa pendukung nomor urut 1 dan 2 dengan menggunakan alat perang berupa panah di perempatan kios Jimmy sampai menuju Kompleks kuburan 7," ucapnya, Kamis (28/11/2024).

Mengetahui hal tersebut, aparat gabungan TNI-Polri langsung merespons cepat kejadian.

Dikatakan Kabid Humas, aparat mencoba melerai, namun massa dari arah bawah juga mencoba menyerang Aparat gabungan. 

"Aksi saling serang berhasil melerai namun aksi susulan kembali terjadi sehingga terjadi pembakaran rumah milik warga," tuturnya. 

40 Rumah Dibakar, Situasi Kini Sudah Kondusif

Setelah 2 jam kemudian, situasi berangsur kondusif dan massa kembali ke posko masing-masing. 

Adapun kerugian materiil, yakni sebanyak 40 unit rumah dan 1 Honai (rumah adat Papua) ikut dibakar massa.

Sementara itu, korban luka panah ada 94 orang.

"Jumlah korban sebanyak 94 orang dan rencana akan dirujuk ke RSUD Jayapura sebanyak 14 orang guna dilakukan penanganan lebih lanjut," jelas Ignatius Benny. 

Motif Didalami

Dalam kesempatan berbeda, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, mengatakan saat ini personil Polres Puncak Jaya sedang mendalami motif dari kejadian.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved