Pilkada Serentak 2024

Ricuh! Aksi Baku Panah Warnai Hari Pencoblosan Pilkada Serentak 2024 di Puncak Jaya Papua

Di Puncak Jaya ini, hari pencoblosan yang jatuh pada Rabu (27/11/2024) diwarnai dengan kericuhan hingga aksi saling panah terjadi

|
Kompas.com
Ilustrasi kericuhan dengan perang panah di Papua 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Hari pencoblosan Pilkada 2024 di berbagaiu wilayah di Indonesia berjalan lancar.

Walaupun ada sedikit tantangan namun pencoblosan dapat dilakukan oleh masyarakat dengan baik.

Tidak seperti di Puncak Jawa, Papua Tengah.

Di Puncak Jaya ini, hari pencoblosan yang jatuh pada Rabu (27/11/2024) diwarnai dengan kericuhan.

Tak hanya itu saja, bahkan aksi saling panah pun terjadi.

Baca juga: Sorak Sorai di Kediaman Cabup Gorontalo Sopyan Puhi Setelah Unggul Sementara Real Count

Banyak korban yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kericuhan saling serang mewarnai pencoblosan di Kantor KPU Puncak Jaya, Papua Tengah, pukul 12.40 WIT. 

Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, Kamis (28/11/2024). 

"Iya kejadian itu benar. Aksi saling serang antar kedua kubu massa pendukung nomor urut 1 dan 2 dengan menggunakan alat perang berupa panah di perempatan kios Jimmy sampai menuju Kompleks kuburan 7," ucapnya.

Kabid Humas mengatakan aparat gabungan TNI-Polri langsung merespon cepat kejadian tersebut dan mencoba melerai massa namun massa dari arah bawah juga mencoba menyerang Aparat gabungan. 

Baca juga: Warga Padati Kediaman Ismet Mile Pasca Unggul Real Count Pilkada Bone Bolango Gorontalo

"Aksi saling serang berhasil melerai namun aksi susulan kembali terjadi sehingga terjadi pembakaran rumah milik warga," tuturnya. 

Kombes Benny mengatakan setelah 2 jam kemudian, situasi berangsur-angsur kondusif dan massa kembali ke posko masing-masing. 

Untuk kerugian materiil, Benny menjelaskan bahwa ada 40 unit rumah dan 1 Honai juga ikut dibakar massa sedangkan untuk korban luka panah sebanyak 94 orang. 

Baca juga: Usai Antar Kotak Suara Pilkada 2024, Sugimin, Anggota KPPS di Klaten Tewas Gegara Tabrak Tiang

"Jumlah korban sebanyak 94 orang dan rencana akan dirujuk ke RSUD Jayapura sebanyak 14 orang guna dilakukan penanganan lebih lanjut," imbuhnya. 

Sementara Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara mengatakan saat ini personil Polres Puncak Jaya sedang mendalami terkait dengan motif dari kejadian tersebut dengan mengumpulkan data dan keterangan saksi di Tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Lawan Arus, Mobil Pikap Tabrak Motor, Ibu serta Bayi 6 Bulan Tewas dalam Kecelakaan Ini di Jaksel

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved