Berita Viral
Bantah Tuduhan Soal Gamma, Siswa yang Ditembak Mati Polisi, Siswa: Dia Anak Baik, Bukan Gangster
Siswa SMK beramai-ramai bantah tuduhan soal Gamma yang ditembak mati oleh polisi, Gamma dikenal sebagai anak yang baik dan tidak pernah terlibat kegia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/awhfdbcvkajwefnbv.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Beramai-ramai siswa SMK di Semarang menyerukan tuduhan polisi yang tidak benar.
Tuduhan polisi berupa adanya tawuran antar gang gangster di Semarang hingga akhirnya ada yang menjadi korban dalam peleraian tawuran tersebut.
Korban ini ditembak di bagian pinggul oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar.
Irwan masih kekeuh tentang statment yang dikeluarkannya soal motif penembakan yang dilakukannya kepada Gamma Rizkynata Oktafandy (16), Siswa SMKN 4 Semarang.
Tindakan polisi menembak mati Gamma karena dituduh melakukan tawuran dan bagian dari gangster.
Baca juga: Siswa SMK Berprestasi Ini Ditembak Polisi hingga Tewas Setelah Dirawat, Motifnya Terkuak
Namun, tuduhan polisi dibantah ramai-ramai seperti oleh temannya, satpam hingga staf di sekolah Gamma.
"Dia (korban) orangnya baik, tidak bersikap aneh-aneh," ungkap Akbar Deni Saputra, sahabat korban saat bertakziah ke rumah nenek korban di Kembangarum, Semarang Barat, dikutip dari TribunJateng, Selasa (26/11/2024).
Menurut Akbar, korban bahkan sempat bermain ke rumahnya selepas pulang sekolah di daerah Ngaliyan, Jumat (22/11/2024).
"Makanya saya kaget ketika hari Minggu (24/11/2024) dikabari korban meninggal dunia," lanjutnya.
Pihak sekolah juga meragukan tuduhan bahwa korban merupakan anggota gangster.
Nanang Agus B, staf kesiswaan SMK N 4 Semarang, menyatakan korban memiliki rekam jejak yang baik selama di sekolah.
"Kalau korban tergabung gangster kami tidak tahu. Namun, rekam jejak mereka (korban) itu baik dan berprestasi. Jadi dihubungkan ke gangster, kesimpulan kami ya tidak," terang Nanang.
Baca juga: AKP Dadang, Polisi yang Tembak Polisi di Solok Selatan Mogok Makan Akibat Terancam Hukuman Mati
Klaim polisi bahwa kawasan Perumahan Paramount, Semarang Barat, menjadi lokasi tawuran antara gangster Pojok Tanggul dan Seroja bertolak belakang dengan keterangan satpam perumahan.
"Teman saya yang jaga malam memastikan tidak ada tawuran. Kalau ada tawuran kami pasti tahu dan buat laporan (ke atasan)," ujar seorang satpam yang enggan disebutkan identitasnya.
Polisi Klaim Tawuran