Selasa, 10 Maret 2026

Lowongan Kerja

Kementan RI Buka Lowongan Kerja Petani Milenial, Gaji Rp10 Juta per Orang, Ini Link Pendaftarannya

Kementerian Pertanian (Kementan) RI membuka lowongan pekerjaan untuk petani milenial.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kementan RI Buka Lowongan Kerja Petani Milenial, Gaji Rp10 Juta per Orang, Ini Link Pendaftarannya
FREEPIK
ilustrasi petani milenial 

Mentan yakin, dengan kebijakan tersebut, pasti bisa merebut hati milenial untuk mau menjadi petani.

"Dengan ini kita pasti berhasil merebut hati milenial. Tanpa memberi keuntungan yang baik maka kebijakan ini tidak akan berhasil."

"Apalagi kebijakan ini sesuai dengan Komitmen Kementan, dimana petani harus diberi ruang untuk untung. Terlebih Bapak Presiden pun juga telah memerintahkan bahwa regulasi yang berbelit - belit harus segera di sederhanakan," jelasnya.

Mentan menambahkan, dalam 10 Tahun terakhir sendiri, Indonesia telah berupaya swasembada juga menjaga ketahan pangan.

Kemudian juga, lanjut dia, Alhamdullilah bapak presiden telah menaikan alokasi pupuk bersubsidi dimana dari 4.73 menjadi 9,55 juta ton.

"Ini kabar baik bagi petani Indonesia termasuk jawa timur," imbuhnya lagi.

Apa itu petani milenial?

Melansir laman pertanian.go.id, Peraturan Menteri Pertanian republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2019 pasal 1 ayat 4 menerangkan bahwa petani milenial adalah petani berusia 19 (sembilan belas) tahun sampai 39 (tiga puluh sembilan) tahun, dan/atau petani yang adaptif terhadap teknologi digital.

Pemerintah menilai penurunan minat dan keengganan kaum muda terlebih milenial untuk memilih pertanian sebagai profesi yang menjanjikan di masa depan disebabkan karena mayoritas petani kita masih mengelola lahan pertaniannya secara konvensional.

Saat ini yang bisa dilakukan dalam mengenalkan sektor pertanian bagi kaum milenial adalah mengubah paradigma bahwa sektor pertanian itu adalah sektor yang menjanjikan dengan pengoperasian berbagai macam teknologi. 

Masih dikutip dari situs yang sama, bermacam teknologi yang saat ini dapat digunakan di sektor pertanian yaitu:

Saat ini telah banyak alat dan mesin yang memudahkan pekerjaan di lahan pertanian. Bertani tidak harus berlumpur, bahkan menggembalakan sapi dan kerbau untuk mengolah sawah. 

Salah satunya yang direkomendasikan oleh Kementerian Pertanian yaitu transplanter, untuk menanam padi.

Saat ini tidak perlu lelah melakukan penyemprotan pupuk, pestisida, atau herbisida di lahan pertanian karena saat ini sudah ada drone yang mampu melakukan semua aktifitas tersebut, jadi aktivitas pertanian bisa serasa "bermain" gadget.

Saat akan panen pun tidak perlu repot, karena Kementerian Pertanian bahkan sudah mengenalkan mesin panen berteknologi canggih, salah satunya Indo Combine Harvester yaitu alat untuk panen padi yang memudahkan dalam proses pemotongan hingga pengantongan padi.

Sumber: TribunJatim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved