Desa di Gorontalo

Desa Ulobua Gorontalo Terkesan Terisolasi dari Peradaban Gara-gara Akses Rusak Parah

Situasi ini mempersulit aktivitas warga, terutama pengguna kendaraan roda empat, dan semakin memburuk saat musim hujan tiba.

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com
Kondisi jalan Desa Olobua, Kabupaten Gorontalo, Rabu (20/11/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, GorontaloAkses jalan menuju Desa Ulobua, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, dilaporkan dalam kondisi rusak berat dan belum mendapat perhatian dari pemerintah.

Situasi ini mempersulit aktivitas warga, terutama pengguna kendaraan roda empat, dan semakin memburuk saat musim hujan tiba.

Sekretaris Desa Ulobua, Arwin Usman, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan ini bukanlah masalah baru. "Akses jalan ini tidak pernah diperbaiki hingga saat ini," katanya pada Rabu (20/11/2024).

Warga desa pun telah berulang kali mengeluhkan kondisi tersebut kepada pemerintah daerah, provinsi, bahkan pusat, namun hingga kini belum ada solusi nyata.

Kerusakan jalan paling parah dirasakan di jalur menuju tiga dusun di Desa Ulobua, yakni Dusun Cengkeh, Molalahu, dan Tumba.

Jalan-jalan ini kerap dipenuhi genangan air dan lumpur saat hujan, menjadikannya nyaris tak bisa dilalui kendaraan.

Mayoritas penduduk Desa Ulobua adalah petani, yang sangat bergantung pada akses jalan ini untuk mengangkut hasil pertanian mereka.

"Biaya transportasi meningkat drastis karena kendaraan biasa tidak bisa digunakan, sehingga petani harus menyewa kendaraan lain," jelas Arwin.

Akibatnya, biaya produksi petani membengkak, sementara pendapatan yang diperoleh tidak sebanding dengan pengeluaran mereka.

Menurut Arwin, memperbaiki jalan menggunakan dana desa saja tidak memungkinkan karena Desa Ulobua termasuk desa yang luas.

Meskipun beberapa jalur telah diperbaiki menggunakan dana desa, hasilnya hanya berupa rabat beton dengan spesifikasi sederhana, jauh dari kualitas jalan aspal yang diperlukan.

Desa Ulobua, yang dihuni lebih dari 1.700 jiwa dengan 400 lebih kepala keluarga, membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah atau provinsi untuk menangani masalah ini secara menyeluruh.

Akses menuju Desa Ulobua membutuhkan waktu perjalanan sekitar 1 jam 23 menit dari pusat kabupaten dengan jarak 50,8 kilometer.

Medan perjalanan yang berat, berupa jalanan rusak dan jalur pegunungan curam, menguji adrenalin para pengunjung. Namun, semua terbayar ketika tiba di desa ini.

Puncak Ulobua menawarkan pemandangan menakjubkan dengan udara sejuk dan lingkungan yang asri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved